AC Milan Bangkit dari Tren Buruk dengan Kemenangan atas Cremonese
AC Milan berhasil memutus tren buruk mereka setelah mengalahkan tuan rumah Cremonese dalam pertandingan pekan ke-27 Liga Italia 2025-2026. Hasil ini menjadi angin segar bagi tim asuhan Massimiliano Allegri yang sebelumnya sempat kesulitan dalam beberapa laga terakhir.
Pertandingan berlangsung di Stadio Rigamonti, Minggu (1/3/2026) WIB. Sejak menit awal, baik Cremonese maupun AC Milan tampil dengan tempo lambat, saling mengukur kekuatan lawan. Hal ini membuat kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya untuk mencetak gol.
Namun, permainan mulai memanas pada menit ke-20 ketika Cremonese memberikan umpan silang yang nyaris membuahkan gol melalui Federico Bonazzoli. Sayang, tembakannya masih melebar dari kotak 16 meter. Respons dari AC Milan datang beberapa menit kemudian lewat Rafae Leao yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar.
Emil Audero, kiper Cremonese, melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-30 saat menepis tembakan Youssouf Fofana. Jelang babak pertama usai, Adrien Rabiot nyaris memperbaiki skor, tetapi tandukannya melambung di atas mistar gawang. Akhirnya, skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Di babak kedua, AC Milan lebih agresif dengan serangan-serangan yang dilakukan oleh Pulisic dan Leao. Namun, permainan ini terlihat kurang efektif karena kehati-hatian para pemain untuk menghindari serangan balik lawan. Pada menit ke-58, Cremonese mendapat peluang lewat Giuseppe Pezzella, tetapi Mike Maignan mampu memblok bola dengan baik.
Leao kembali mencoba memperbaiki situasi pada menit ke-60, tetapi tembakannya dari dalam kotak 16 meter masih gagal menemui sasaran. Pada menit ke-73, penyerang asal Portugal itu kembali mencoba, tetapi kali ini tembakannya lemah dan mudah dijinakkan oleh Audero.
Pada menit ke-77, AC Milan meminta hadiah penalti, tetapi wasit tidak mengabulkan meskipun telah berkonsultasi dengan VAR. Dalam sepuluh menit terakhir, intensitas permainan tidak meningkat. Meski begitu, beberapa peluang tetap muncul, salah satunya dari Niclas Fullkrug yang tendangannya masih melambung di atas mistar.
Kemenangan AC Milan akhirnya datang pada menit ke-90 melalui Strajinha Pavlovic yang mencetak gol dengan sontekan pelan setelah menyambut umpan silang Luka Modric. Skor berubah menjadi 0-1. Empat menit kemudian, Rafael Leao sukses menuntaskan peluang dan mencatatkan namanya di papan skor dengan sontekan mudah. Skor akhir 0-2 untuk kemenangan AC Milan.
Susunan Pemain
Cremonese (3-5-2):
1-Emil Audero; 15-Matteo Bianchetti (Filippo Terracciano 66’), 55-Francesco Folino, 5-Sebastiano Luperto; 7-Alessio Zerbin (Tommaso Barbieri 66’), 2-Morten Thorsby, 29-Youssef Maleh, 27-Jari Vandeputte (Alberto Grassi 82’), 3-Giuseppe Pezzalla; 90-Federico Bonazzoli, 10-Jamie Vardy (Milan Djuric 66’).
Pelatih: Davide Nicola
AC Milan (3-5-2):
16-Mike Maignan; 23-Fikayo Tomori (Zachary Athekame 78’), 5-Koni De Winter, 31-Strahinja Pavlovic; 56-Alexis Saelemaekers (Niclas Fullkrug 62’), 19-Youssouf Fofana (Samuele Ricci 62’), 14-Luka Modric, 12-Adrien Rabiot, 33-Davide Bartesaghi; 11-Christian Pulisic (Christopher Nkunku 78’), 10-Rafael Leao.
Pelatih: Massimiliano Allegri





