Hindari Balap Motor Liar, 5 Warga Malang Dapat Piagam dari Polisi

Whatsapp Image 2022 09 17 At 12.49.50 E1663395931671
Whatsapp Image 2022 09 17 At 12.49.50 E1663395931671

Warga Malang Berhasil Gagalkan Aksi Balap Liar, Diberi Apresiasi oleh Polresta

Aksi balap liar yang terjadi di Jalan Borobudur, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang pada Sabtu (21/2/2026) mendapat perhatian khusus dari masyarakat setempat. Aksi tersebut akhirnya berhasil digagalkan oleh warga sekitar, dan tindakan mereka diapresiasi oleh Polresta Malang Kota. Sebanyak lima warga diberikan penghargaan berupa piagam atas perannya dalam menghentikan kegiatan yang dinilai mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Peristiwa ini sempat viral di media sosial karena aksi langsung yang dilakukan oleh warga di lokasi kejadian. Bahkan, salah satu motor pebalap liar sempat dilempar ke sungai sebelum dirusak oleh massa. Hal ini menunjukkan betapa marahnya warga terhadap tindakan balap liar yang sering kali meresahkan lingkungan sekitar.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis, menyampaikan bahwa aksi warga patut mendapatkan apresiasi. Menurutnya, langkah cepat yang diambil oleh masyarakat sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas. Ia menjelaskan bahwa ada dua hal utama yang membuat aksi warga layak diapresiasi:

  • Pertama, ada warga yang langsung menghubungi polisi melalui nomor 110.
  • Kedua, masyarakat setempat mengambil tindakan cepat agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lain.

Menurut Kombes Putu, aksi balap liar di Jalan Borobudur masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya terjadi sekali, tetapi kerap terjadi dan dianggap mengganggu masyarakat.

Lima Warga Diberi Penghargaan

Total ada lima warga yang mendapatkan apresiasi dari Polresta Malang Kota berupa piagam penghargaan. Piagam tersebut langsung diberikan oleh Kombes Putu Kholis Aryana. Menurut kesaksian Andika Surya, salah satu warga yang mendapatkan apresiasi, sebelum kejadian balap liar, ada seseorang oknum yang diduga melakukan pemantauan lokasi.

Setelah itu, orang tersebut bergegas pergi dari lokasi, sembari menggeber motornya di depan warga yang sedang ngopi di sebuah warung depan restoran cepat saji. Karena terusik dengan suara sepeda motor itu, warga langsung menghadang oknum balap motor tersebut.

Hingga akhirnya terjadi amuk warga, saat oknum balap motor tersebut putar balik dan kembali lagi ke jalan yang sebelumnya telah ia lalui. Saat pebalap liar tersebut putar balik, ia langsung dihadang oleh kerumunan warga dan para driver ojek online yang ada di sisi jalan. Kemudian sempat terjadi aksi pemukulan dan sepeda motor itu dibawa ke seberang jalan dan dihancurkan oleh massa.

Tidak lama berselang, mobil patroli polisi datang untuk mengamankan situasi di lokasi kejadian. Motor milik pebalap liar yang sudah dihancurkan tersebut kemudian dibuang ke sungai oleh massa. Setelah polisi datang, akhirnya situasi disterilkan oleh petugas.

Pasca kejadian tersebut, sudah tidak ada lagi aksi balap liar di Jalan Borobudur Kota Malang. Jika kejadian terulang, warga sekitar berkomitmen untuk memberikan peringatan terlebih dahulu tanpa mengedepankan kekerasan. Hingga saat ini (sekitar enam hari setelah kejadian hari Minggu dini hari), lokasi masih netral dan belum ada aksi balap liar lagi.

Pos terkait