Hoaks Mutasi ASN Beredar, Nama Kepala BKPSDM KBB Disalahgunakan di Facebook, Ini Pernyataan Resmi

Unggahan Di Akun Facebook Atas Nama Kadisdik Kbb 169 1
Unggahan Di Akun Facebook Atas Nama Kadisdik Kbb 169 1

Penyebaran Hoaks Mutasi Pegawai Melalui Akun Facebook Palsu

Sebuah akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung Barat, Rega Wiguna, telah menyebarkan informasi menyesatkan terkait mutasi pegawai. Akun tersebut bahkan meminta sejumlah pihak untuk menghubungi nomor WhatsApp tertentu dengan dalih memiliki informasi penting mengenai rotasi jabatan.

Dalam pesan yang beredar luas di media sosial, akun itu menuliskan, “Wa ke No saya sekarang 08137033183 ini ada informasi terkait mutasi,” sebagaimana dikutip pada Minggu, 1 Maret 2026. Pesan tersebut memicu keresahan, khususnya di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Klarifikasi Resmi Kepala BKPSDM

Menanggapi beredarnya pesan tersebut, Rega Wiguna menegaskan bahwa akun Facebook yang mengatasnamakan dirinya bukan akun resmi dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan dirinya maupun instansi yang dipimpinnya.

“Sehubungan dengan beredarnya informasi dari sebuah akun palsu yang mengatasnamakan saya, Rega Wiguna, S.STP., M.IP selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung Barat, dengan ini kami menyampaikan bahwa akun tersebut bukan akun resmi dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan kami,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Ia memastikan bahwa seluruh konten atau informasi yang disebarkan akun tersebut adalah tidak benar atau hoaks serta berpotensi menyesatkan masyarakat, terutama ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

ASN Diminta Waspada, Jangan Mudah Percaya

Rega juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial, terlebih jika mengatasnamakan pejabat daerah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial, terutama yang mengatasnamakan pejabat daerah,” ucapnya.

BKPSDM KBB menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat dan ASN, di antaranya:

  • Tidak mempercayai informasi yang bersumber dari akun tersebut.
  • Tidak menyebarluaskan kembali konten yang belum terverifikasi kebenarannya.
  • Melakukan konfirmasi melalui saluran resmi pemerintah daerah apabila menerima informasi mencurigakan.

Langkah tersebut dinilai penting guna menghindari potensi penipuan maupun penyalahgunaan data pribadi yang kerap menyertai praktik pencatutan identitas pejabat publik di media sosial.

Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

Fenomena akun palsu yang mencatut nama pejabat daerah bukan kali pertama terjadi. Modus ini kerap digunakan untuk menyebarkan hoaks, menggiring opini, hingga melakukan penipuan dengan memanfaatkan kepercayaan publik terhadap figur tertentu.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada dan bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menjadi korban maupun turut menyebarkan informasi palsu,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait mutasi, rotasi, maupun kebijakan kepegawaian hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah daerah.


Pos terkait