jatim.
SURABAYA – Hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur Kota Pahlawan sejak Senin (2/3) siang, menyebabkan puluhan pohon tumbang di berbagai wilayah.
Menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, tercatat sedikitnya 57 titik pohon yang tumbang dan harus segera ditangani oleh petugas. Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan bahwa lokasi pohon tumbang tersebar merata di hampir seluruh kawasan Surabaya.
“Ada 57 titik penanganan pohon tumbang akibat hujan angin siang tadi,” ujar Dedik pada hari Senin (2/3).
Laporan pertama tentang pohon tumbang mulai masuk sekitar pukul 13.24 WIB. Salah satu kejadian terjadi di Jalan Dupak depan SDN Gundih, di mana pohon trembesi dengan diameter 25 sentimeter mengalami sempal.
Beberapa menit kemudian, laporan terus berdatangan dari berbagai wilayah seperti Pandegiling, Raya Gubeng, Dharmahusada, Manukan, hingga Nginden. Beberapa pohon dengan diameter cukup besar juga dilaporkan tumbang, antara lain pohon mangga berdiameter 50 sentimeter di Jalan Tulungagung V, serta trembesi berdiameter 55 sentimeter di Jalan Pandegiling Timur.
Selain itu, beberapa jenis pohon lain seperti mahoni, sepatu dea, kenanga, bintaro, jati hingga yodium juga tercatat terdampak cuaca ekstrem tersebut.
Kawasan protokol seperti Ir Soekarno (MERR), Jagir Wonokromo, Arjuno, Tidar, Kupang, hingga sekitar Balai Kota Surabaya juga tidak luput dari dampak hujan angin.
Petugas DLH langsung diterjunkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun membahayakan warga.
Dedik mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang.
“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati dan menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan angin,” ujarnya.





