Hutan Kota Cawang Dicor dan Dipangkas Usai Temukan Banyak Kondom

Aa1xf06d
Aa1xf06d



Hutan Kota Cawang yang sebelumnya menjadi tempat hijrah bagi banyak warga, kini sedang menghadapi permasalahan serius. Diduga, area hutan tersebut digunakan oleh sejumlah kecil masyarakat untuk melakukan tindakan tidak terpuji, seperti perbuatan asusila. Pemkot Jakarta Timur menemukan banyak bekas kondom di sekitar lokasi saat melakukan pemeriksaan.

Beberapa video viral di media sosial menunjukkan bagaimana para pemuda dan remaja memasuki area hutan kota melalui celah sempit antara pagar dan tembok. Mereka diketahui masuk ke dalam hutan setelah malam hari, sehingga memicu kekhawatiran dari pihak berwenang.

Untuk menangani situasi ini, Pemkot Jakarta Timur langsung bertindak dengan menertibkan kawasan hutan kota tersebut. Dalam pantauan pada Sabtu (28/2) pagi, beberapa langkah telah dilakukan. Celah yang biasa digunakan sebagai akses masuk ke hutan kini telah ditutup dengan cor-coran. Selain itu, di atas cor-coran tersebut juga dipasang pecahan beling agar lebih sulit diakses.

“Sudah dimasukkan cor-coran. Terus, ada belingnya itu,” ujar salah satu anggota Satpol PP saat ditemui di lokasi.



Selain penutupan celah, petugas dari Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Sudin Tamhut) Jakarta Timur juga melakukan pemangkasan ranting-ranting pohon yang rimbun. Hal ini dilakukan agar taman tersebut lebih terlihat jelas dari luar. Dengan demikian, aktivitas yang terjadi di dalam hutan bisa lebih mudah terpantau.

Selain itu, rencana pemasangan lampu tembak dari jarak jauh juga sedang disiapkan oleh Suku Dinas Bina Marga. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memastikan keamanan di kawasan hutan kota.



Di sisi lain, Satpol PP Kelurahan Kebon Pala dan Kecamatan Makasar akan memperketat pengawasan di area tersebut. Pengawasan ini melibatkan tim gabungan dari tiga pilar, yaitu TNI, Polri, dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

“Pengawasan rutin dilakukan oleh Sudin Pertamanan dan Pol PP. Jika terdapat kekosongan saat petugas tidak ada, kami akan segera menindaklanjuti,” kata Dimas, salah satu petugas yang terlibat dalam pengawasan.

Dengan tindakan-tindakan yang dilakukan, Pemkot Jakarta Timur berharap dapat mengembalikan fungsi Hutan Kota Cawang sebagai ruang terbuka hijau yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Namun, perlu adanya kesadaran bersama dari seluruh warga untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar.

Pos terkait