Ibu Korban Kecam Polres Sikka, Mungkin Karena Kami Miskin dan Bodoh

5eba38d35c624 1
5eba38d35c624 1

Keluarga Korban Kecewa dengan Penanganan Kasus Pembunuhan Siswi SMP

Maria Yohana Nona, ibu dari STN (14), siswi SMP MBC Ohe yang ditemukan meninggal dunia di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Polres Sikka. Ia merasa tidak puas dengan cara penanganan kasus yang menimpa putrinya.

Kepergian STN, anak perempuan satu-satunya, menjadi duka yang sangat mendalam bagi keluarga. Dugaan bahwa ada pelaku lain dalam kasus ini semakin memperkuat kekecewaan Yohana. Menurutnya, pihak kepolisian tidak serius menangani kasus ini, dan ia menduga hal tersebut disebabkan oleh status keluarganya yang kurang mampu.

Yohana mengungkapkan rasa kecewanya kepada Polres Sikka karena mereka dinilai hanya mempermainkan keluarga korban. Ia bahkan menyebut bahwa polisi mungkin menganggap keluarga korban sebagai orang yang bodoh dan miskin.

“Saya sebagai ibunya, saya kecewa mulai dari kinerjanya dari Polsek Kewapante, dari Polres karena penanganan kasus anak saya sepertinya mungkin karena kami miskin, kami orang bodoh, mungkin dari situ mereka mau mempermainkan kami saja,” ujarnya sambil menahan air mata.

Sebagai seorang ibu yang melahirkan dan membesarkan STN, Yohana merasa tidak adil dengan keputusan Polres Sikka yang melepaskan SG, saksi kasus pembunuhan yang melibatkan anaknya. Ia berharap agar keadilan bisa diperoleh untuk putrinya.

“Saya minta keadilan, seandainya kepolisian di Maumere tidak menangani kasus anak saya tidak serius, maka tolong bantuan Kapolda NTT dan Mabes Polri. Saya hanya minta keadilan anak saya,” ujarnya sambil menangis.

Menurut Yohana, STN memiliki berat badan 54 kilogram dan tinggi 160 sentimeter. Dengan kondisi fisiknya tersebut, ia menduga masih ada pelaku lain yang memindahkan jasad anaknya dari rumah pelaku ke kali Watuwogat.

Ia berharap Kapolda NTT dan Mabes Polri bisa mendengar keluh kesahnya untuk mencari keadilan atas musibah yang dialami anaknya.

Diketahui, STN merupakan anak ketiga dari dua bersaudara pasangan Maria Yohana Nona dan Herman Yoseph. Ia adalah anak perempuan satu-satunya di dalam keluarga itu yang menetap di kampung Romanduru, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang.

Kini, Polres Sikka telah menetapkan FRG sebagai tersangka atas kematian STN (14) siswi SMP MBC Ohe di Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT. Sementara itu, SG (ayah) yang merupakan saksi kasus pembunuhan itu kabur dan sedang diburu oleh polisi sejak Minggu 1 Maret 2026.


Pos terkait