Identitas Pengemudi Truk Trailer dan Dua Motor yang Terlibat Kecelakaan di Bitung
Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), telah mengakibatkan beberapa kendaraan terlibat dalam kejadian tersebut. Truk trailer yang dikendarai oleh Delfri Christopel Koagouw menjadi salah satu pihak yang terlibat dalam peristiwa ini. Selain itu, dua unit sepeda motor juga terkena dampak dari kecelakaan tersebut.
Peristiwa berlangsung tepatnya di lampu merah jalan RE Martadinatha, samping kiri Kantor Wali Kota Bitung, Kelurahan Bitung Barat 1, Kecamatan Maesa, pada Minggu 1 Maret 2026. Saat itu, truk trailer sedang melintasi jalan tersebut dari arah Kantor Wali Kota Bitung di Jalan Sam Ratulangi menuju terminal Tanto di Jalan AA Maramis.
Pada saat melintas di lampu merah, kontainer yang diangkut oleh truk trailer jatuh. Kontainer berwarna biru dengan tulisan “Tanto” tersebut menghantam tiang lampu dan pohon pinang di median jalan. Akibatnya, tiang lampu tersebut menimpa dua unit sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.
Kontainer dalam keadaan kosong tersebut diangkut oleh mobil truk trailer berwarna hijau dengan nomor polisi L 9199 UU. Truk ini dikendarai oleh Delfri Christopel Koagouw. Sementara itu, dua motor yang terkena dampak kecelakaan adalah:
- Motor Suzuki Next dengan nomor polisi DB 2079 CO, dikendarai oleh Yeremia Lionel Bulota.
- Motor Yamaha NMax dengan nomor polisi DB 2695 VN, dikendarai oleh Aptilia Politon yang membonceng Prislia Lok.
Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bitung, AKP Dwi Dea Anggraini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut. Penyelidikan meliputi pemeriksaan saksi-saksi, pengemudi, serta kondisi kendaraan.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan pengemudi serta meneliti kondisi kendaraan,” ujar AKP Dwi Dea Anggraini dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Minggu 1 Maret 2026.
Selain itu, pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan akan berjalan secara profesional dan transparan. Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian juga menghimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan bertonase besar, untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan.
Mereka diminta memastikan muatan terpasang dengan aman serta mengurangi kecepatan saat melintas di persimpangan jalan. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan agar kejadian serupa tak terulang,” tambah dia.





