Pengalaman Berbuka Puasa yang Beragam di Jakarta
Ramadan sering kali menjadi momen penting bagi banyak orang untuk kembali berkumpul di meja makan. Pada bulan ini, restoran, kafe, dan hotel biasanya penuh dengan acara berbuka bersama, baik dengan keluarga, sahabat, maupun rekan kerja. Banyak pelaku industri kuliner dan perhotelan juga tidak ingin ketinggalan dalam menyajikan pengalaman berbuka puasa yang unik dan menarik. Di Jakarta, sejumlah restoran dan hotel menawarkan konsep iftar yang bervariasi, mulai dari masakan Tionghoa, Mesir, hingga Mediterania dan Italia.
Salah satu tempat yang menawarkan konsep berbuka puasa khas adalah TWELVE Chinese Dining. Restoran ini menghadirkan Ramadan Set Menu “Wok This Way for Iftar”, yang dirancang untuk dinikmati secara bersama-sama di satu meja. Lokasinya berada di kawasan Menteng, dan menyediakan dua pilihan paket, yaitu Paket Berkah untuk empat orang dan Paket Rahmah untuk enam orang. Keduanya menggunakan pendekatan penyajian family-style.
“Di Twelve, kami memaknai Ramadan sebagai momen kebersamaan. Ramadan Set Menu kami rancang dengan konsep berbagi melalui hidangan Chinese comfort food yang hangat dan menenangkan, disajikan dalam gaya family-style untuk dinikmati secara perlahan dan bersama-sama setelah berbuka puasa,” ujar Nadia Sofiandi, Director of OKUZONO Hospitality Group.
Rangkaian hidangan dimulai dengan minced chicken wonton clear soup, sup bening berisi wonton ayam cincang dengan rasa ringan yang membuka santapan. Setelah itu, sajian utama hadir secara berurutan. TWELVE Chinese Dining menyajikan tofu bomb, tahu goreng berisi udang dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, yang menjadi salah satu menu andalan restoran. Menu berlanjut dengan famous crispy roasted duck, bebek panggang dengan kulit garing dan daging yang tetap lembap. Selanjutnya, sautéed prawns with lemon xo sauce menghadirkan udang tumis dengan sentuhan saus xo dan aroma jeruk lemon, disusul steamed garoupa fish hong kong style, ikan kerapu kukus dengan bumbu sederhana yang menonjolkan rasa alami ikan.

Steamed garoupa fish Hong Kong style, menu ikan kerapu kukus dengan bumbu sederhana, salah satu sajian menu berbuka di TWELVE Chinese Dining
TWELVE Chinese Dining menutup rangkaian hidangan utama dengan pan-fried vermicelli with chicken sausage, bihun goreng dengan sosis ayam yang berfungsi sebagai sajian pengenyang. Untuk waktu berbuka, restoran ini melengkapi sajian dengan pilihan takjil seperti rice flour jelly with coconut milk, sweet potato and sago in coconut milk with palm sugar, serta chilled mixed fruit cocktail with longan. Seluruh rangkaian takjil tersebut melengkapi pengalaman berbuka puasa selama periode Ramadan 2026.
Selain TWELVE Chinese Dining, PA.SO.LA Restaurant juga menawarkan konsep iftar yang unik. Melalui program Iftar dan Eid Buffet, restoran ini menghadirkan kuliner Mesir bertema A Night in Cairo. Nuansa lintas budaya melalui kolaborasi melibatkan The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, The Nile Ritz-Carlton, Cairo, dan Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia ini menghadirkan suasana yang terinspirasi dari tradisi berbuka di Mesir. Selama Ramadan, dua chef tamu dari The Nile Ritz-Carlton, Cairo, yakni Chef Walid dan Chef Mohsen, hadir membawa ragam hidangan yang berakar pada tradisi kuliner kawasan Sungai Nil.
Keduanya memperkenalkan sajian seperti tagine daging yang dimasak perlahan, fattah yang identik dengan perayaan besar, moussaka, serta fattoush. Seluruhnya disajikan dalam format buffet, berdampingan dengan pilihan menu internasional dan lokal. Program Iftar Feast berlangsung setiap hari selama Ramadan, dari pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, sementara Eid Brunch diselenggarakan pada 19 dan 20 Maret 2026.
Sementara itu, The Dharmawangsa Jakarta memilih menghadirkan variasi pengalaman berbuka puasa dengan memanfaatkan sejumlah ruang yang berbeda di dalam propertinya. Di Nusantara Garden, area taman ditata menjadi majlis bernuansa Timur Tengah. Di ruang terbuka ini, buffet iftar menyajikan hidangan Timur Tengah, Indonesia, dan internasional, berlangsung dari 19 Februari hingga 12 Maret 2026, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.
Pengalaman berbuka hadir di Jakarta Restaurant & The Courtyard, sebuah area semi-outdoor yang dikelilingi taman hijau. Konsep buffet interaktif dengan stan makanan dan live cooking station menjadi pendekatan utama, dengan menu yang memadukan hidangan Timur Tengah dan Indonesia. Program ini berlangsung pada 23 Februari hingga 13 Maret 2026.
Berbeda dari suasana buffet, pendekatan yang lebih intim ditawarkan oleh Alto. Untuk pertama kalinya, restoran ini menghadirkan program Ramadan bertajuk Tavola di Iftar. Alih-alih antrean dan meja panjang buffet, hidangan disajikan bertahap langsung ke meja tamu. Sajian dibuka dengan roti buatan sendiri, focaccia, burrata, serta ragam mezze khas Mediterania, sebelum berlanjut ke hidangan utama. Program ini berlangsung dari 20 Februari hingga 18 Maret 2026, mulai pukul 18.00 WIB, dengan menu yang disiapkan oleh tim kuliner di bawah pimpinan Chef Riccardo Pellino.
Di tengah beragam pilihan tersebut, Ramadan tetap menjadi momentum penting bagi industri kuliner dan perhotelan menghadirkan ruang berkumpul bagi banyak orang. Variasi konsep, menu, dan pendekatan penyajian yang ditawarkan sepanjang Ramadan menunjukkan tradisi berbuka puasa yang terus berkembang, seiring bertemunya pengaruh budaya lokal, internasional, juga dinamika gaya bersantap masyarakat di perkotaan.





