IHSG Hari Ini Diperkirakan Uji 8.321, Sinarmas Sekuritas Pantau HMSP, ANTM, dan ASII

Aa1xksmm
Aa1xksmm



JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin (2/3/2026). Pemantauan terhadap level resistance 8.321 menjadi fokus utama, mengingat situasi geopolitik yang memanas akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Perkembangan ini menimbulkan ketidakpastian di pasar modal global.

Tim Riset Sinarmas Sekuritas menyatakan bahwa sentimen pasar cenderung terpengaruh oleh meningkatnya tensi antara AS-Israel dengan Iran. Setelah AS melakukan serangan besar-besaran terhadap Iran, kematian pemimpin tertinggi Iran menjadi titik kritis yang memicu reaksi balasan dari pihak Iran terhadap sekutu-sekutu AS di kawasan Timur Tengah.

“Indeks IHSG akan mencoba menguji zona resistance pada level 8.321,” demikian disebutkan dalam riset yang dirilis pada Senin (2/3/2026).

Di pasar komoditas, harga emas mengalami lonjakan sebesar 2% hingga mencapai US$5.278 per troy ounce. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Jika tensi geopolitik tetap memanas, harga emas diperkirakan masih memiliki potensi untuk terus menguat.

Sementara itu, di dalam negeri, beberapa sentimen positif masih memberikan dukungan bagi pasar modal. Berikut adalah rekomendasi saham yang diberikan oleh Tim Riset Sinarmas Sekuritas:

  • PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (HMSP)Speculative Buy

    Last price: 905

    Target price: 935–960

    Entry price: 875–910

    Stop loss: 840

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA)Speculative Buy

    Last price: 855

    Target price: 880–905

    Entry price: 820–860

    Stop loss: 785

  • PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM)Hold

    Last price: 4.350

    Target price: 4.350–4.650

    Entry price: 4.170 (20 Februari)

    Stop loss: 3.900

  • PT Astra International Tbk. (ASII)Hold

    Last price: 6.675

    Target price: 7.100–7.475

    Entry price: 6.700 (11 Februari)

    Stop loss: 6.300

  • PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC)Speculative Buy

    Last price: 1.725

    Target price: 1.815–1.900

    Entry price: 1.675–1.730

    Stop loss: 1.615

Dengan situasi pasar yang dinamis, investor diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan terkini. Rekomendasi saham tersebut bisa menjadi panduan tambahan, tetapi keputusan investasi tetap bergantung pada analisis dan risiko masing-masing pelaku pasar.

Selain itu, kondisi ekonomi domestik seperti pertumbuhan sektor industri dan kinerja perusahaan-perusahaan unggulan juga menjadi faktor penting yang perlu dipantau. Dengan adanya sentimen positif dari dalam negeri, IHSG memiliki peluang untuk bertahan di atas level resisten yang ditargetkan.

Pasar modal Indonesia tetap menjadi salah satu yang diminati oleh investor baik lokal maupun asing. Namun, tingkat volatilitas tetap menjadi tantangan yang harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan kerugian yang signifikan.

Pos terkait