Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dikelola oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan sebesar 0,72 persen selama seminggu terakhir, dengan level terbaru mencapai 8.271,767 dari posisi sebelumnya yaitu 8.212,271. Selain itu, pada periode perdagangan 16–20 Februari 2026, tercatat satu obligasi baru yang diterbitkan dan dicatatkan di BEI. Pencatatan tersebut dilakukan pada hari Rabu, 18 Februari 2026.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa obligasi yang dicatatkan adalah Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap II Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Energi Mega Persada Tbk. “Nilai pokok obligasi yang tercatat di BEI mencapai Rp 1.150.200.000.000,” ujarnya dalam keterangan tertulis, yang dirilis pada hari Minggu, 22 Februari 2026.
Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), obligasi ini mendapatkan peringkat idA+ (Single A Plus). Sementara itu, sebagai wali amanat, pihak yang bertindak adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Dengan pencatatan obligasi tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat sepanjang tahun 2025 mencapai 20 emisi dari 13 emiten dengan nilai sebesar Rp 15,71 triliun. Secara keseluruhan, jumlah emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 672 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 549,76 triliun dan US$ 134,010595 juta dari 133 emiten.
Selain itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nilai nominal sebesar Rp 6.674,24 triliun dan US$ 352,10 juta. BEI juga mencatat tujuh emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan total nilai sebesar Rp 3,69 triliun.
Dalam data perdagangan saham di BEI selama periode 16–20 Februari 2026, pasar ditutup dalam zona positif. Rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat sebesar 11,99 persen menjadi 3,06 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,73 juta kali transaksi.
Kautsar menjelaskan bahwa rata-rata volume transaksi harian naik sebesar 3,87 persen menjadi 47 miliar lembar saham dari 45,24 miliar lembar saham. Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian juga meningkat sebesar 3,02 persen menjadi Rp 23,89 triliun dari Rp 23,19 triliun.
Pergerakan IHSG selama sepekan naik 0,72 persen ke level 8.271,767 dari 8.212,271 pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI meningkat sebesar 0,35 persen menjadi Rp 14.941 triliun dari Rp 14.889 triliun.
Investor asing pada hari terakhir perdagangan mencatatkan beli bersih sebesar Rp 240,57 miliar. Namun, sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp 14,42 triliun.





