IHSG Naik, Analis Sarankan Beli EMTK, INET, MEDC, TOBA

Aa1vymso
Aa1vymso

Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami kenaikan pada perdagangan saham hari ini, Kamis (19/2). Pada perdagangan kemarin, Rabu (18/2), IHSG ditutup dengan kenaikan sebesar 1,19% menjadi Rp 8.310. Kenaikan ini diiringi oleh peningkatan volume pembelian yang menunjukkan adanya minat beli dari para investor.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa skenario terbaik akan terjadi jika indeks mampu bertahan di atas level 8.172. Dengan kondisi tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk naik ke rentang antara 8.377 hingga 8.440. Namun, ia juga memperingatkan adanya potensi koreksi yang bisa menguji level 8.098–8.155.

MNC Sekuritas menetapkan beberapa titik penting dalam prediksi mereka. Titik support atau area harga terendah yang diyakini sebagai titik kunci adalah 7.863 dan 7.712. Sementara itu, resistance atau tingkat harga tertinggi yang perlu diperhatikan berada di 8.354 dan 8.517.

Pengertian Support dan Resistance

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat harga menyentuh level ini, biasanya terjadi peningkatan daya beli sehingga harga cenderung kembali naik. Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya terjadi aksi jual yang cukup besar, sehingga laju kenaikan harga terhambat.

Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi “buy on weakness” untuk beberapa saham. Contohnya, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) disarankan untuk dibeli di rentang harga Rp 390–Rp 418 dengan target harga di Rp 458–Rp 494. Untuk mengurangi risiko, level stoploss direkomendasikan di bawah Rp 362.

Selain itu, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) direkomendasikan untuk dibeli pada area Rp 1.350–Rp 1.450 dengan target harga di Rp 1.595–Rp 1.720. Level stoploss disarankan di bawah Rp 1.245. Sementara itu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) disarankan untuk dilakukan speculative buy di level Rp 10.575–Rp 10.800 dengan target harga ke Rp 11.752–Rp 12.200.

Analisis Teknikal dari Phintraco Sekuritas

Phintraco Sekuritas memberikan analisis teknikal yang menunjukkan bahwa terjadi pembentukan golden cross pada indikator MACD IHSG. Hal ini diperkuat oleh kenaikan volume beli. Selain itu, Stochastic RSI masih bergerak di area pivot, dan IHSG ditutup di atas level MA5.

Berdasarkan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan dan mencoba menguji area resistance di kisaran 8.350–8.400.

Sentimen Pasar dan Faktor Eksternal

Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan memperhatikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang akan digelar hari ini. BI diperkirakan akan tetap mempertahankan BI Rate di level 4,75%, dengan Deposit Facility Rate 3,75% dan Lending Facility Rate 5,5%. Selain itu, pasar juga menantikan rilis data pertumbuhan kredit Januari 2026 yang diproyeksikan stabil di kisaran 9,6%.

Phintraco Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBY).

Pos terkait