JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di wilayah positif pada perdagangan pagi ini, setelah kemarin mengalami penurunan yang cukup tajam akibat ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG naik sebesar 23,54 poin atau 0,29% menjadi berada di level 8.040,37 pada perdagangan Selasa (3/3/2026) pukul 09.02 WIB.
Kenaikan IHSG didorong oleh sebagian besar indeks sektoral di BEI. Sektor-sektor yang mengalami kenaikan terbesar antara lain perindustrian dengan kenaikan 2,5%, disusul oleh sektor energi yang naik 1,36%, sektor kesehatan sebesar 0,40%, barang konsumen primer sebesar 0,39%, dan infrastruktur dengan kenaikan 0,29%.
Selain itu, sektor keuangan hanya naik sedikit sebesar 0,07%, sektor properti dan real estate meningkat 0,04%, serta sektor teknologi yang naik 0,03%.
Total volume perdagangan saham di BEI pagi ini mencapai 3,30 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,29 triliun.
Sebanyak 273 saham mengalami kenaikan, yang menjadi penopang utama bagi kenaikan IHSG. Sementara itu, sebanyak 225 saham lainnya melemah, dan 182 saham tidak mengalami perubahan alias stagnan.
Berikut daftar top gainers di LQ45:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengalami kenaikan sebesar 4,55% menjadi Rp 10.350 per saham
- PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) naik 5,09% menjadi Rp 2.890 per saham
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami kenaikan sebesar 2,42% menjadi Rp 254 per saham
Sementara itu, daftar top losers di LQ45 adalah sebagai berikut:
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun sebesar 3,26% menjadi Rp 1.930 per saham
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 3,30% menjadi Rp 3.810 per saham
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 2,82% menjadi Rp 4.480 per saham





