Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan pada perdagangan Jumat pagi (20/2/2026). Meskipun data RTI Business menunjukkan bahwa IHSG sempat dibuka menguat di level 8.300,22 pada perdagangan pagi ini, namun kemudian turun ke zona merah dan melemah 9,46 poin (-0,11 persen) pada level 8.264,62 pada pukul 09.30 WIB.
Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (19/2/2026), IHSG ditutup melemah sebesar 36,15 poin atau -0,43 persen. Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan, dengan pergerakan awal yang relatif stabil sebelum mengalami penurunan.
Data Perdagangan Pagi Ini
Pada pukul 09.10 WIB, data RTI menunjukkan bahwa IHSG sempat menguat sebentar sebelum terjun ke zona merah pada pembukaan perdagangan hari ini. Level terendah IHSG pada pagi ini adalah 8.236,75, sedangkan level tertingginya adalah 8.328,42.
Secara keseluruhan hingga pukul 09.30 WIB, investor mencatatkan transaksi senilai Rp5 triliun dengan volume transaksi sebesar 9,22 miliar lembar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 7100 ribu kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 200 saham menguat, 355 saham melemah, dan 158 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.
Pergerakan Indeks Saham
Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini diikuti oleh mayoritas saham unggulan yang justru berada di zona hijau. Berikut data pergerakan indeks saham:
- LQ45 menguat 0,3 persen ke level 836,774
- IDX30 menguat 0,37 persen ke level 438,162
- IDX80 menguat 0,21 persen ke level 130,095
- IDXESGL menguat 0,4 persen ke level 147,889
- IDXQ30 menguat 0,49 persen ke level 143,007
Meskipun IHSG mengalami pelemahan, beberapa indeks saham utama tetap menunjukkan pertumbuhan positif, menunjukkan adanya sentimen positif di kalangan investor.
Saham-Saham yang Menguat Hari Ini
Berdasarkan data dari IDX, ada sejumlah saham yang menunjukkan penguatan di tengah merahnya IHSG pada perdagangan pagi ini. Saham-saham tersebut bisa menjadi watchlist para investor. Berikut di antaranya:
- PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP)
- PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN)
- PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
- PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
- PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
- PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA)
- PT Arkora Hydro Tbk (ARKO)





