Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan pada perdagangan awal pekan atau Senin pagi (2/3/2026). Data RTI Business menunjukkan bahwa IHSG dibuka melemah di level 8.092,90 pada perdagangan pagi ini. Berdasarkan data RTI per pukul 09.30 WIB, IHSG jatuh ke zona merah dan melemah sebesar 126,07 poin (-1,53 persen) pada level 8.109,41.
Sebelumnya, pada perdagangan akhir pekan atau Jumat (27/2/2026), IHSG ditutup menguat 0,22 poin ke level 8.235,48 pada perdagangan hari ini.
Pergerakan IHSG Hari Ini
Data RTI pukul 09.30 WB menunjukkan bahwa IHSG langsung terjun bebas ke zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi ini. Adapun level terendah IHSG pada pagi ini adalah 8.039,51, sedangkan level tertingginya adalah 8.132,09. Secara keseluruhan per pukul 09.30 WIB, investor membukukan transaksi sebesar Rp7,89 triliun dengan volume transaksi yang diperjualbelikan sebesar 14,56 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 988 ribu kali.
Selain itu, sebanyak 79 saham menguat, 626 saham melemah, dan 32 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan.
Pergerakan Indeks Saham
Pelemahan IHSG pada perdagangan pagi ini diikuti oleh mayoritas saham unggulan yang juga berada di zona merah. Berikut datanya:
- LQ45 melemah 1,26 persen ke level 828,852
- IDX30 melemah 1,21 persen ke level 434,518
- IDX80 melemah 1 persen ke level 127,577
- IDXESGL melemah 1,75 persen ke level 145,727
- IDXQ30 melemah 1,33 persen ke level 139,418
Saham-Saham yang Menguat Hari Ini
Berdasarkan data IDX, ada sejumlah saham yang menunjukkan penguatan di tengah merahnya IHSG pada perdagangan pagi ini dan bisa dijadikan sebagai watchlist para investor. Berikut di antaranya:
- PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS)
- PT Black Diamond Resources Tbk (COAL)
- PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE)
- PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS)
- PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX)
- PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT)
- PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS)
Strategi Investasi untuk Pemula
Bagi pemula yang baru memulai investasi saham, memilih saham blue chip dapat menjadi strategi yang tepat. Berikut beberapa alasan mengapa saham blue chip ideal untuk pemula:
- Stabilitas harga yang lebih tinggi dibanding saham-saham lainnya
- Kinerja perusahaan yang sudah terbukti dan memiliki reputasi baik
- Dividen yang konsisten dan relatif besar
- Risiko yang lebih rendah dibanding saham-saham kecil
- Mudah dipantau dan dianalisis karena informasi perusahaan tersedia secara transparan
Dengan memperhatikan kondisi pasar dan melakukan riset mendalam, investor pemula dapat membangun portofolio saham yang sehat dan berkelanjutan.





