Peningkatan Kesiapsiagaan Layanan Imigrasi di Bandara Akibat Perubahan Jadwal Penerbangan
Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), telah meningkatkan kesiapsiagaan layanan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) udara. Langkah ini dilakukan menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah akibat eskalasi konflik militer. Situasi ini berdampak pada operasional penerbangan internasional menuju Indonesia, termasuk pembatalan dan penundaan jadwal di beberapa bandara utama.
Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menjelaskan bahwa jajarannya telah mengambil langkah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan normal di tengah perubahan jadwal penerbangan. Penyesuaian dilakukan lewat pembatalan perlintasan keberangkatan baik secara manual maupun melalui sistem bagi penumpang dan kru maskapai yang terdampak.
“Ditjen Imigrasi memastikan pelayanan keimigrasian di bandara tetap berjalan optimal dan kondusif. Fokus kami adalah menjaga kelancaran pelayanan, ketertiban pemeriksaan, serta kepastian prosedur bagi penumpang yang terdampak pembatalan atau pengalihan penerbangan,” kata Yuldi, dikutip Senin (2/3/2026).
Delapan Penerbangan Internasional Terdampak
Berdasarkan hasil pemantauan hingga Sabtu (28/2/2026) pukul 21.00 WIB, tercatat delapan penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta, Ngurah Rai, dan Kualanamu mengalami perubahan jadwal. Hal tersebut mempengaruhi total 2.228 penumpang, terdiri dari 1.644 warga negara asing (WNA) dan 584 warga negara Indonesia (WNI).
Penempatan Personel di Area Kedatangan dan Keberangkatan
Merespons dinamika penerbangan internasional, Ditjen Imigrasi menginstruksikan seluruh petugas di bandara meningkatkan koordinasi lintas instansi. Penyesuaian penempatan personel juga dilakukan pada area kedatangan dan keberangkatan internasional sesuai dengan kondisi lapangan.

Pemantauan Situasi Terkini Secara Berkala
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan otoritas bandara dan maskapai guna mengantisipasi perubahan rute serta pembatalan penerbangan. Pemantauan perkembangan situasi dilakukan secara berkala melalui kanal resmi dan sumber data penerbangan yang kredibel.

Upaya Menjaga Kelancaran Pelayanan
Ditjen Imigrasi terus memastikan bahwa semua prosedur pemeriksaan tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan kerumunan atau kebingungan bagi para penumpang. Petugas imigrasi juga memberikan informasi dan bantuan kepada penumpang yang mengalami perubahan jadwal penerbangan.
Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap situasi yang terjadi, sehingga masyarakat dapat tetap merasa aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan internasional. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pihak imigrasi, otoritas bandara, dan maskapai penerbangan, diharapkan tidak ada gangguan serius terhadap arus lalu lintas penumpang.





