Perkembangan terbaru mengenai laporan hukum yang diajukan oleh Inara Rusli terhadap suaminya, Insanul Fahmi, menunjukkan adanya kemajuan. Kedua belah pihak telah menyelesaikan proses administrasi terkait penghentian penyidikan.
Insanul Fahmi bersama tim kuasa hukumnya, serta kuasa hukum Inara Rusli, datang ke Polda Metro Jaya di Jakarta. Tujuan mereka adalah untuk menuntaskan administrasi atas penghentian perkara tersebut.
Keputusan penghentian proses hukum ini diambil oleh Inara dengan alasan rasa sayang terhadap Insanul. Hal ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Inara, Lechumanan.
“Setelah dilakukan gelar perkara terhadap laporan yang pernah dilayangkan oleh klien saya Inara Rusli, bahwa rekomendasi daripada gelar perkara tersebut adalah menghentikan,” ujarnya saat berada di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan bahwa hasil tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penerbitan surat resmi dari kepolisian. Surat tersebut menjadi dasar administratif atas penghentian proses hukum.
“Yaitu terbitlah SP3 ya, surat pemberitahuan penghentian penyelidikan. Nah jadi hari ini kebetulan kita bersama ya untuk ngambil itu,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dokumen yang diterima juga dilengkapi lampiran resmi. Hal ini disebut sebagai bagian dari kelengkapan administrasi perkara.
“Lampiran daripada SP3 tersebut, ya. Jadi memang sudah beberapa kali wawancara saya, saya selalu sampaikan,” tuturnya.
Menurut Lechumanan, penghentian laporan ini menjadi bukti nyata perasaan Inara terhadap suaminya. Ia menyebut keputusan tersebut tidak diambil secara sembarangan.
“Bahwa ini sebenarnya membuktikan bahwa memang sayanglah klien saya kepada Mas Insan ini,” ungkapnya. Ia menilai langkah ini menunjukkan ketulusan hati kliennya.
Bahkan, ia secara terbuka memberikan pesan kepada Insanul. Pesan itu disampaikan sebagai bentuk harapan agar rumah tangga mereka dapat diperbaiki.
“Jelas, lebih sayang. Jadi saya juga minta ya Mas Insan, kamu harus buka matamu lebar-lebar ya, yang enggak ada guna kamu tinggalin,” jelasnya.
“Yang berguna kamu lanjutkan. Jangan lagi kamu apa namanya, selalu memikirkan yang yang enggak berguna menurut saya ya,” lanjutnya.
Lechumanan juga menilai pencabutan laporan menjadi bukti kuat besarnya rasa sayang Inara. Menurutnya, tindakan tersebut memiliki makna mendalam.
“Ya kan? Yang jelas-jelas ini dilaporkan aja sudah dicabut. Berarti rasa sayangnya itu sudah enggak bisa diukur lagilah dengan apapun ya,” pungkasnya.





