Inflasi Maluku Naik 5,97 Persen di Februari 2026

1701389661
1701389661

Inflasi di Maluku pada Februari 2026 Mencapai 5,97 Persen

Pada bulan Februari 2026, Maluku mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) atau perbandingan tahunan sebesar 5,97 persen. Angka ini menunjukkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,97 pada Februari 2025 menjadi 112,30 pada Februari 2026. Selain itu, tingkat inflasi Month to Month (m-to-m) tercatat sebesar 0,58 persen dan tingkat inflasi Year to Date (y-to-d) sebesar 1,34 persen.

Data ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku, Martije Pattiwaillapia, dalam acara peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) yang berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa inflasi y-on-y terjadi akibat kenaikan harga pada 10 kelompok pengeluaran. Berikut adalah rinciannya:

  • Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga meningkat sebesar 21,40 persen
  • Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 9,05 persen
  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau meningkat 6,77 persen
  • Kelompok kesehatan naik 5,32 persen
  • Kelompok pendidikan meningkat 2,84 persen
  • Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik 1,95 persen
  • Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya meningkat 1,52 persen
  • Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 0,94 persen
  • Kelompok transportasi meningkat 0,39 persen
  • Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik 0,32 persen

Sementara itu, hanya kelompok pakaian dan alas kaki yang mengalami penurunan indeks sebesar 0,85 persen.

Data tersebut dikumpulkan melalui pemantauan BPS Provinsi Maluku di tiga kabupaten/kota, yaitu Kota Tual, Maluku Tengah, dan Kota Ambon. Martije Pattiwaillapia juga menyebutkan komoditas-komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi y-on-y pada Februari 2026. Beberapa di antaranya adalah:

  • Tarif listrik
  • Emas perhiasan
  • Ikan layang/momar
  • Ikan selar/kawalinya
  • Ikan cakalang
  • Bawang merah
  • Beras
  • Buncis
  • Cabai rawit
  • Sigaret kretek mesin (SKM)
  • Labu siam/jipang
  • Kacang panjang
  • Ikan tongkol/komu
  • Ikan tuna/tatihu
  • Daging ayam ras
  • Nasi dengan lauk
  • Tarif rumah sakit
  • Biaya akademi perguruan tinggi
  • Mobil
  • Kopi bubuk

Di sisi lain, beberapa komoditas memberikan andil terhadap deflasi y-on-y, seperti:

  • Bensin
  • Wortel
  • Bawang putih
  • Sabun mandi
  • Popok bayi sekali pakai/diapers
  • Biskuit
  • Lemon
  • Bayam
  • Sepatu pria
  • Gula pasir
  • Kentang
  • Tempe
  • Hand body lotion
  • Baju muslim wanita
  • Sagu
  • Seng
  • Baju anak stelan
  • Susu bubuk
  • Minyak goreng
  • Apel

Dalam tiga kota atau kabupaten tersebut, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 6,77 persen dengan IHK sebesar 112,47. Sementara inflasi y-on-y terendah tercatat di Kabupaten Maluku Tengah sebesar 5,92 persen dengan IHK sebesar 112,38.

Sebelumnya, inflasi Year on Year (y-on-y) pada Januari 2026 tercatat sebesar 4,70 persen dengan IHK sebesar 111,65. Tingkat inflasi Month to Month (m-to-m) dan Year to Date (y-to-d) pada bulan tersebut sebesar 0,75 persen.


Pos terkait