Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya penguatan peran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah melalui pengambilan kebijakan yang lebih terstruktur. Hal ini dilakukan dengan merumuskan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Kepemudaan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dedie A. Rachim setelah menghadiri acara Dialog Kepemudaan bertajuk “Ngabuburit Gagasan Pemuda dan Masa Depan Perwali Kepemudaan” yang berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, pada Sabtu (28/2/2026). Acara ini menjadi momen penting untuk membahas bagaimana pemuda dapat lebih aktif dalam proses pembangunan kota.
Dedie Rachim menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terbuka terhadap pembahasan substansi Perwali Kepemudaan sebagai turunan teknis dari Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan Tahun 2017. Ia menjelaskan bahwa Perwali ini akan menjadi wadah untuk mewujudkan harapan para pemuda Kota Bogor, terutama dalam poin-poin yang bersifat teknis operasional.
“Pemerintah Kota Bogor sangat terbuka terkait dengan rencana pembahasan substansi dari Perwali Kepemudaan. Kita perlu merumuskan dalam bentuk Perwali agar harapan dari para pemuda Kota Bogor ini bisa tercapai,” ujar Dedie.
Ia menambahkan bahwa Perwali nantinya akan mengatur mekanisme yang lebih teknis mengenai kontribusi pemerintah serta ruang partisipasi pemuda dalam menyampaikan ide, inovasi, pandangan, dan saran bagi pembangunan Kota Bogor.
“Bagaimana kontribusi pemerintah secara langsung dan apa harapan dari KNPI ini bisa memberikan ide, inovasi, pandangan, saran, dan pendapat kepada pemerintah. Jadi, mekanisme yang lebih teknis akan dimasukkan ke dalam Perwali,” jelasnya.
Survei Partisipasi Pemuda di Berbagai Sektor
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan survei terkait partisipasi pemuda di berbagai sektor pembangunan. Hal ini berkaitan dengan pembahasan pembuatan Perwali Kepemudaan.
“Saat ini kami sedang mengadakan survei tentang partisipasi pemuda di berbagai sektor. Ini berkaitan dengan yang diinginkan oleh Ketua KNPI, di mana melalui Perwali ini pemuda bisa terlibat dalam segala aspek pembangunan yang ada di Kota Bogor,” jelas Anas.
Survei ini diharapkan mampu memberikan data yang akurat mengenai tingkat partisipasi pemuda dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan sosial. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam penyusunan Perwali yang lebih relevan dan efektif.
Usulan Utama dari KNPI
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor, Rivaldo Suryadarma, menyampaikan bahwa keterlibatan aktif pemuda dalam agenda strategis pemerintah menjadi usulan utama dalam pembahasan Perwali Kepemudaan.
“Usulan kita yang paling utama itu keterlibatan kepemudaan, kemudian partisipasi pemuda untuk kita bisa berperan aktif di dalam segala agenda ataupun rencana strategis Pemerintah Kota Bogor. Kami pemuda siap untuk bisa membantu dan juga mendorong segala program kerja dari Pemerintah Kota Bogor,” pungkas Rivaldo.
Dengan adanya Perwali Kepemudaan, diharapkan pemuda dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan kota. Melalui partisipasi yang lebih aktif, pemuda diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai aspek pembangunan, baik itu melalui ide, inovasi, maupun saran yang dapat mendukung kebijakan pemerintah.





