Insanul Fahmi Ingin Rujuk, Kuasa Hukum Inara Rusli Malah Hina Mawa

Selebgram Wardatina Mawa Vs Inara Rusli 1
Selebgram Wardatina Mawa Vs Inara Rusli 1

Perseteruan Hukum Antara Insanul Fahmi dan Kuasa Hukum Inara Rusli

Insanul Fahmi, yang kini tengah berusaha memperbaiki hubungannya dengan istrinya, Wardatina Mawa, mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan. Menurutnya, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh pihak Inara justru memperburuk situasi yang seharusnya bisa diselesaikan secara damai.

Pernyataan yang Dinilai Memperkeruh Suasana

Lechumanan beberapa kali memberikan pernyataan yang menyudutkan Mawa di tengah upaya Insan untuk rujuk. Ia menuding bahwa Mawa menggunakan Inara sebagai alat untuk meningkatkan popularitasnya. Hal ini membuat Insanul Fahmi dan kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, merasa tidak nyaman.

“Kalau memang membela klien ya namanya PH atau kuasa hukum membela klien. Cuma kalau saya lihat statementnya ini adalah untuk memisahkan antara Insan dan Mawa, sedangkan mereka lagi berusaha rujuk,” sesal Tommy, dikutip dari YouTube STAR 7 Channel, Selasa (3/3/2026).

Tommy juga menyebut bahwa apa yang dilakukan Lechumanan tidak patut dicontoh. “Ini juga enggak patut juga kita contoh, walaupun rekan sejawat juga gitu kan,” tambahnya.

Upaya Damai yang Terhambat

Pihak Insanul Fahmi mengklaim sudah memperingatkan Lechumanan untuk lebih hati-hati dalam menyampaikan pernyataan. “Kemarin juga tanya, saya sampaikan dalam hal ini masih terbukalah Mas Lechumanan agar berhati-hati, ini kan juga mau damai biar sama-sama berjalan ya udah kita dukung, kita support yang terbaik,” ujar Tommy.

Namun, menurutnya, pernyataan Lechumanan justru memanas-manasi situasi. “Bukan malah memanas-manasi gitu loh,” sambungnya.

Tommy menegaskan bahwa ini menjadi peringatan pertama bagi penasihat hukum mantan istri Virgoun itu. “Tolong ini peringatan pertama. Tolong diubah bagaimana caranya supaya Mas Insanul ini bisa melakukan perdamaian dengan baik.”

Tudingan Terhadap Mawa

Lechumanan juga dinilai selalu menyudutkan Mawa dalam setiap pernyataannya. “Iya, intinya muatannya itu kalau saya lihat menjelek-jelekkan Mawa. Udah enggak bagus dilihat,” tutup Tommy.

Sementara itu, Lechumanan sendiri menuding bahwa Mawa tenar karena Inara. Ia bahkan menduga bahwa Insan dan Mawa sengaja mengumbar masalah ini untuk meningkatkan popularitas mereka. “Jadi akibat perbuatan Insanul ini juga memberikan banyak keuntungan ini sama Mawa,” katanya.

Kritik terhadap Sosok Mawa

Lechumanan juga menyampaikan kekesalannya terhadap sosok Mawa. Ia mengaku tidak nyaman dengan cara Mawa yang selalu bercadar. “Saya agak kurang seneng sama M (Mawa), agak kurang nyaman saya,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa Mawa bukanlah siapa-siapa sebelum berkasus dengan Inara dan Insanul. “M kau bukan siapa-siapa, aku nggak pernah lihat kau di televisi, aku dengar nama kau pun baru-baru ini. Kalau tidak ada yang namanya Insanul, kemudian tidak ada lagi yang namanya Inara, kau bukan siapa-siapa.”

Menurutnya, keberadaan dua nama “I” inilah yang membuat nama Mawa bangkit. “Ada double ‘I’ inilah yang buat namanya jadi bangkit kemudian harum.”

Harapan Perdamaian

Meskipun terus melontarkan kritik terhadap Mawa, Lechumanan tetap berharap perdamaian bisa tercapai. Ia menegaskan bahwa jika upaya damai gagal dan Mawa tetap bersikeras melanjutkan proses hukum, ia akan terus mendampingi Inara.

“Kemudian aku kasih tahu kamu, ini bulan puasa bermaaf-maafan lebih bagus daripada menabuh genderang perang. Tapi kalau itu pilihanmu kita ladenin, saya jejengkalpun tidak akan mundur untuk bela Inara sampai titik darah penghabisan,” tutupnya.


Pos terkait