Iran-Israel Memanas, Kemenhaj Jateng Minta Umroh Ditunda

Ribuan Warga Iran Salat Jenazah Untuk Ismail Haniyeh 3 169 1
Ribuan Warga Iran Salat Jenazah Untuk Ismail Haniyeh 3 169 1

Kakanwil Kemenhaj Jateng Minta Calon Jemaah Umroh Tunda Keberangkatan

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah, Fitriyanto, meminta para calon jemaah dan travel untuk menunda keberangkatan umroh. Hal ini dilakukan karena adanya konflik memanas di Timur Tengah yang berpotensi membahayakan keselamatan jemaah.

Fitriyanto mengatakan, imbauan ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan jemaah. Ia menyampaikan bahwa lembaganya mengimbau jemaah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi kembali kondusif.

“Kami mengimbau jemaah yang akan berangkat dalam waktu dekat ini untuk menunda keberangkatannya hingga kondisi kembali kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya tidak memiliki data pasti jumlah jemaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci akibat perang Iran vs Israel. Selain itu, pihaknya juga tidak memiliki data serupa mengenai jumlah jemaah yang tertahan di tanah Arab.

“Semua karena laporannya langsung ke pusat, tidak ke kami,” terangnya.

Pihak Travel Umroh dan Haji secara sistem tidak memiliki kewajiban melaporkan aktivitasnya ke Kemenhaj Jateng. Mereka secara langsung melaporkan ke SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus) yang berada di Kementerian Haji dan Umroh.

Meski begitu, Fitriyanto menyatakan bahwa lembaganya akan melakukan langkah mitigasi dengan melakukan pendataan jumlah jemaah yang gagal berangkat dan masih tertahan di Arab Saudi.

“kami mitigasi dengan meminta kepada travel-travel untuk melaporkan jumlah jemaah asal Jateng yang saat ini masih di Saudi, dari data ini kami akan koordinasikan dengan Kementerian pusat,” ucapnya.

Ia juga meminta kepada para calon jemaah umroh yang gagal berangkat agar segera melakukan komunikasi dengan travel pilihannya. Pihak travel kemudian harus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan sekaligus otoritas yang ada di Arab Saudi.

“Sampai hari ini belum ada warga minta petunjuk atau mengeluhkan kondisi ini ke kami,” terangnya.

Sebaliknya, ada beberapa jemaah umroh yang tertahan di Arab Saudi lantaran maskapai penerbangan menunda keberangkatan. Fitriyanto mengungkap, ada sejumlah jemaah haji asal Indonesia masih gagal pulang karena maskapai menunda keberangkatan. Mereka di sana sudah didampingi oleh perusahaan travel dan otoritas haji di Jeddah.

Namun, ia juga belum bisa memastikan jumlah jemaah umroh asal Jateng. “Kalau jemaah asal Jateng yang di sana belum terpantau,” bebernya.

Dampak ke Jemaah Haji

Kuota jamaah calon haji di Jateng pada 2026 sebanyak 34.122 orang. Jemaah ini berpotensi gagal berangkat ketika konflik Iran vs Israel berjalan berkepanjangan.

Fitriyanto mengatakan, persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 masih sesuai dengan jadwal meskipun ada konflik antara Iran-Israel. Jemaah haji asal Jawa Tengah akan diberangkatkan sesuai jadwal persiapan yakni tanggal 21 April 2026 untuk Kloter 1.

“21 April masuk asrama. Berangkatnya 22 April,” terangnya.

Sejauh ini, kata Fitriyanto, belum ada perubahan jadwal keberangkatan. Ia berharap, konflik di tanah arab semoga tidak berkepanjangan sehingga jemaah haji bergerak sesuai jadwal keberangkatan per kloternya.

“Pemerintah pusat sampai sekarang belum membuat plan A, plan B terkait dengan kondisi tersebut,” katanya.

Ia meminta kepada jemaah haji agar tidak khawatir dengan kondisi ini. Mereka diminta untuk tetap tenang dan fokus melakukan persiapan haji.

Calon jemaah diminta agar tetap menjaga kesehatan dan memperdalam ilmu manasik.

“Semoga perjalanan haji tahun ini tetap berjalan sesuai dengan yang kita rencanakan,” tambahnya.


Pos terkait