Pernyataan Keras Iran terhadap AS dan Israel
Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, memberikan pernyataan tegas terkait ancaman serangan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel. Ia menyatakan bahwa Iran akan menyerang negara-negara tersebut dengan kekuatan yang belum pernah mereka alami sebelumnya. Pernyataan ini disampaikan setelah terjadinya serangan AS-Israel terhadap Republik Islam yang mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi negara, Ayatollah Ali Khamenei.
“KEMARIN IRAN MENEMBAKKAN RUDAL KE AMERIKA SERIKAT DAN ISRAEL, DAN ITU MENYAKITI. HARI INI KAMI AKAN MENYERANG MEREKA DENGAN KEKUATAN YANG BELUM PERNAH MEREKA ALAMI SEBELUMNYA,” ujar Larijani dalam sebuah unggahan di X pada Minggu (1/3/2026). Pernyataan ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara Iran dengan AS dan Israel, yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Tanggapan Presiden Iran
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, juga memberikan respons terkait pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan AS-Israel. Ia menekankan bahwa membalas aksi tersebut adalah hak dan kewajiban bagi Republik Islam Iran.
“Republik Islam Iran menganggapnya sebagai tugas dan hak yang sah untuk membalas para pelaku dan dalang kejahatan bersejarah ini,” kata Pezeshkian dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah pada Minggu. Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah Iran siap untuk bertindak lebih keras jika diperlukan.
Isu Perdamaian dan Mediator
Beberapa tokoh internasional mulai mengusulkan adanya upaya perdamaian antara Iran dan AS. Salah satu nama yang muncul adalah Dino Patti Djalal, yang dikabarkan ingin menjadi mediator dalam konflik ini. Namun, hingga saat ini, tidak ada informasi resmi yang mengonfirmasi niat atau peran Dino Patti Djalal dalam proses perdamaian tersebut.
Selain itu, Prabowo juga dilaporkan memiliki minat untuk terlibat dalam upaya mediasi. Meski demikian, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai kemungkinan partisipasinya dalam konflik ini.
Profil Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC)
Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) adalah salah satu pasukan militer yang paling berpengaruh di Iran. Sebagai bagian dari struktur kekuasaan negara, IRGC memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Pasukan ini juga terlibat dalam berbagai operasi militer dan politik, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam konteks konflik saat ini, IRGC dipandang sebagai kekuatan utama yang bisa bertindak jika diperlukan. Keberadaan mereka dianggap sebagai faktor penentu dalam menentukan arah kebijakan Iran terhadap ancaman dari AS dan Israel.
Sosok Ali Larijani
Ali Larijani, yang saat ini menjabat sebagai kepala keamanan Iran, juga menjadi sorotan dalam isu pengambilalihan kekuasaan di negara tersebut. Ia dikenal sebagai tokoh penting dalam sistem pemerintahan Iran, dan banyak analis percaya bahwa ia memiliki potensi untuk memainkan peran lebih besar jika situasi politik semakin memanas.
Larijani memiliki latar belakang yang kuat dalam politik dan militer, sehingga posisinya sebagai kepala keamanan membuatnya menjadi sosok yang sangat berpengaruh. Dengan pernyataannya yang tegas terhadap AS dan Israel, ia menunjukkan bahwa Iran tidak akan tinggal diam terhadap ancaman yang dihadapi.





