Apresiasi Iran terhadap Dukungan Indonesia dalam Konflik Timur Tengah
Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten yang diberikan pemerintah dan rakyat Indonesia di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pernyataan ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral antara kedua negara tetap stabil meskipun situasi politik regional sedang memanas.
Iran juga menyambut baik kesiapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk berperan dalam upaya mediasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia dianggap sebagai negara yang memiliki pengaruh signifikan dalam dialog internasional, terutama dalam menjembatani perselisihan antara negara-negara besar.
Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar Republik Islam Iran menekankan pentingnya sikap tegas dari pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel. Iran menilai bahwa langkah-langkah seperti ini sangat penting untuk menjaga keadilan dan perdamaian global.
Serangan Terhadap Lokasi Sipil di Iran
Serangan yang terjadi pada Sabtu pagi (28/2/2026) disebut sebagai tindakan agresi yang melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran. Menurut laporan, serangan tersebut menargetkan lokasi-lokasi sipil, termasuk sekolah dan tempat-tempat ibadah, saat warga sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Beberapa fasilitas publik menjadi sasaran dalam serangan ini. Salah satu contohnya adalah sebuah sekolah dasar di Kabupaten Minab yang hancur total akibat serangan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa serangan tidak hanya ditujukan pada infrastruktur militer, tetapi juga pada struktur sosial yang vital bagi masyarakat.
Penilaian Iran terhadap Klaim Amerika Serikat
Kedutaan Besar Iran juga menyampaikan penolakan terhadap klaim Amerika Serikat yang menyatakan bertindak untuk membantu rakyat Iran. Menurut Iran, klaim tersebut tidak sejalan dengan dampak nyata dari serangan yang terjadi di lapangan.
“Kini terlihat bagaimana mereka ‘membantu’ rakyat Iran dengan serangan rudal terhadap perempuan dan anak-anak tak berdosa,” tulis pernyataan resmi Kedutaan Besar Iran. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Iran merasa bahwa tindakan Amerika Serikat justru memperparah kesengsaraan rakyatnya.
Hubungan Panjang Amerika Serikat dengan Iran
Iran juga mengaitkan serangan terbaru ini dengan sejarah panjang permusuhan Amerika Serikat terhadap Iran. Beberapa titik penting dalam hubungan ini antara lain:
- Kudeta 1953: Amerika Serikat terlibat dalam kudeta yang menggulingkan Perdana Menteri Iran Mohammad Mossadeq.
- Dukungan dalam Perang Irak-Iran: Amerika Serikat memberikan dukungan militer kepada Irak selama perang dengan Iran.
- Penembakan Pesawat Penumpang Iran pada 1988: Pesawat Iran Air Flight 655 ditembak jatuh oleh kapal perang Amerika Serikat, menyebabkan kematian ratusan orang.
- Sanksi Ekonomi: Amerika Serikat memberlakukan sanksi ekonomi yang menghancurkan perekonomian Iran.
- Dukungan terhadap Serangan Israel: Amerika Serikat memberikan dukungan politik dan militer terhadap serangan-serangan Israel terhadap Iran dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan mengingat sejarah ini, Iran menilai bahwa tindakan Amerika Serikat tidak hanya merugikan Iran, tetapi juga menciptakan ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.





