Israel menyalahkan Iran setelah serangan kilang minyak Arab Saudi, media AS turut campur

108893214 Saudiminyak 5
108893214 Saudiminyak 5

Iran Menyangkal Serangan terhadap Fasilitas Minyak di Timur Tengah

Sebuah sumber militer yang mengklaim memiliki akses informasi terkini menyatakan bahwa Iran tidak menyerang fasilitas penyulingan minyak di negara-negara Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan kepada Tasnim News, sebuah media yang berbasis di Iran.

Sumber tersebut menegaskan bahwa target serangan Iran adalah semua kepentingan Amerika Serikat dan Israel, khususnya pangkalan militer AS di mana pun berada. Menurut mereka, serangan terhadap fasilitas-fasilitas tersebut merupakan tindakan sah yang dilakukan oleh Iran.

Pernyataan ini muncul setelah adanya laporan tentang serangan pesawat tak berawak yang menargetkan fasilitas pengilangan minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco pada hari Senin. Serangan tersebut memicu kebakaran di kilang minyak tersebut.

Ras Tanura, yang terletak di pantai timur Arab Saudi di sepanjang Teluk Persia, merupakan salah satu pusat penyulingan dan ekspor minyak utama Arab Saudi. Dengan kapasitas produksi sebesar 550 ribu barel minyak per hari, fasilitas ini menjadi sangat penting bagi pasokan minyak global.

Israel Dituduh sebagai Pelaku

Tasnim News, dalam laporan mereka, mengutip sumber militer Iran yang menyatakan bahwa sebenarnya Israel yang mengerahkan drone untuk meledakkan kilang minyak Arab Saudi. Tujuan dari tindakan ini, menurut sumber tersebut, adalah untuk terus mendiskreditkan Iran.

“Tujuan Israel adalah untuk mengalihkan perhatian negara-negara regional dari kejahatannya dalam menyerang situs-situs sipil di Iran,” kata sumber tersebut.

Selain itu, sumber yang mengetahui informasi tersebut juga menggarisbawahi bahwa pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab (UEA) juga merupakan salah satu target berikutnya dari Israel. Rezim tersebut, menurut informasi yang diberikan, bermaksud untuk menyerang pelabuhan tersebut.

Laporan Media AS

Media Reuters melaporkan bahwa kilang minyak Arab Saudi diserang oleh drone Iran. Serangan tersebut memicu kebakaran di sejumlah titik kompleks Ras Tanura yang terletak di pesisir Teluk Arab.

Kilang Ras Tanura milik perusahaan Aramco Saudi menghasilkan 550 ribu barel minyak setiap harinya dan menjadi terminal ekspor utama minyak mentah Saudi. Akibat serangan tersebut, kilang tersebut ditutup sebagai langkah pencegahan meski situasi kini telah terkendali.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Saudi kepada Al Arabiya TV menuturkan bahwa dua drone yang mengarah ke Ras Tanura berhasil dicegat sebelum jatuh. Namun, puing-puing dari pencegatan tersebut menyebabkan kebakaran terbatas di kompleks kilang tersebut.


Pos terkait