PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menunjukkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2025. Berbagai indikator keuangan menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari sisi pendapatan maupun aset perusahaan.
Pendapatan yang Meningkat
Pendapatan KIJA pada tahun 2025 mencapai Rp 5,14 triliun. Angka ini meningkat sebesar 11,87% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 4,60 triliun. Peningkatan ini didorong oleh kontribusi utama dari berbagai segmen bisnis perusahaan.
- Segmen Penjualan: Memberikan kontribusi terbesar, yaitu sebesar Rp 2,10 triliun.
- Segmen Pembangkit Tenaga Listrik: Menyumbang pendapatan sebesar Rp 1,81 triliun.
- Segmen Jasa dan Pemeliharaan: Menghasilkan pendapatan sebesar Rp 521,10 miliar.
Biaya dan Laba Bruto
Biaya pokok penjualan dan pendapatan jasa KIJA juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2025, biaya tersebut mencapai Rp 3,11 triliun, naik dari Rp 2,63 triliun pada tahun 2024.
Meski demikian, laba bruto perusahaan tetap meningkat. Laba bruto KIJA pada Desember 2025 mencapai Rp 2,03 triliun, naik 3,34% dibandingkan dengan laba bruto pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu Rp 1,95 triliun.
Laba Bersih yang Naik
Laba bersih KIJA pada tahun 2025 sebesar Rp 423,19 miliar. Angka ini meningkat sebesar 16,48% dibandingkan dengan laba bersih pada tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa perusahaan mampu mempertahankan pertumbuhan keuntungan meskipun menghadapi tekanan biaya.
Perkembangan Aset dan Liabilitas
Pada akhir tahun 2025, total aset KIJA mencapai Rp 15,05 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan total aset pada akhir tahun 2024 yang sebesar Rp 14,01 triliun.
- Total Liabilitas: Pada akhir Desember 2025, liabilitas KIJA mencapai Rp 6,91 triliun, meningkat dari Rp 6,47 triliun pada akhir Desember 2024.
- Total Ekuitas: Ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp 8,14 triliun di akhir 2025, naik dari Rp 7,53 triliun di akhir tahun 2024.
Kas dan Setara Kas
Saldo kas dan setara kas KIJA pada akhir Desember 2025 mencapai Rp 3,61 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan dengan saldo kas pada periode yang sama di tahun lalu, yaitu sebesar Rp 2,04 triliun.
KIJA Chart
by TradingView





