Jadwal Berbuka Puasa Wilayah Kaimana, Senin 2 Maret 2026
Momen berbuka puasa menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setelah seharian menjalankan ibadah puasa, berbuka menjadi saat yang sangat istimewa dan penuh makna. Di bulan Ramadan, kebiasaan ini tidak hanya sekadar memenuhi rasa lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merenungkan makna dari puasa itu sendiri.
Di wilayah Kaimana, Papua Barat, jadwal berbuka puasa hari ini telah ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) sebagai bagian dari rangkaian jadwal Ramadan 2026/1447 H. Berikut adalah informasi terkini mengenai waktu berbuka puasa untuk wilayah tersebut:
Jadwal Berbuka Puasa Kaimana, Senin 2 Maret 2026
Umat muslim di Kaimana dapat berbuka puasa pada pukul 18.26 WIT. Pada waktu ini, masyarakat dapat melaksanakan ritual berbuka dengan membaca doa-doa yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Keutamaan Membaca Doa Sebelum Berbuka Puasa
Membaca doa sebelum berbuka puasa memiliki banyak manfaat. Beberapa di antaranya adalah:
- Menambah keberkahan dalam makanan dan minuman.
- Mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.
- Bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
- Menjaga keikhlasan dalam beribadah.
- Doa yang dibacakan memiliki kemampuan untuk mustajab atau dikabulkan oleh Allah SWT.
Dengan membaca doa sebelum berbuka, seseorang tidak hanya memperkuat imannya, tetapi juga meningkatkan kualitas ibadahnya selama bulan Ramadan.
Doa Berbuka Puasa yang Disarankan
Berikut beberapa doa berbuka puasa yang bisa dipilih:
1. Doa dari Riwayat Abu Daud
Rasulullah SAW pernah berdoa ketika berbuka puasa dengan membaca:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.”
Doa ini disebutkan dalam riwayat Abu Daud nomor 2010.
2. Doa dari Riwayat Abu Daud
Dari riwayat Abu Daud, Mu’adz bin Zahrah pernah menyampaikan bahwa Rasulullah SAW berdoa dengan membaca:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa ini juga bisa ditambahkan dengan tambahan seperti:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
3. Doa dari Riwayat Ibnu Sunni
Dari riwayat Ibnu Sunni, Mu’adz bin Zahrah berkata bahwa Rasulullah SAW berdoa dengan membaca:
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.”
4. Doa dari Riwayat Ibnu Sunni
Dari riwayat Ibnu Sunni, Sahabat Ibnu Abbas pernah mendengar Rasulullah SAW berdoa:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
Artinya: “Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”
5. Doa dari Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni
Dari riwayat Ibnu Umar, Nabi Muhammad SAW pernah berdoa:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
Dengan memilih salah satu doa di atas, umat Muslim dapat menjadikannya sebagai bagian dari tradisi berbuka puasa yang penuh makna dan keberkahan.





