Jadwal Buka Puasa dan Salat di Hari ke-11 Ramadan 1447 H
Pada hari ke-11 Ramadan 1447 Hijriah, kebutuhan masyarakat terhadap informasi ibadah yang akurat semakin meningkat. Kepastian waktu berbuka puasa menjadi penting bagi umat Muslim, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya, untuk menjaga ketenangan batin dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah.
Waktu Maghrib di Surabaya pada Minggu, 1 Maret 2026, ditetapkan pada pukul 17.52 WIB. Setelah itu, salat Isya dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 19.01–19.02 WIB. Informasi ini dapat dijadikan rujukan bagi warga di sekitar Surabaya seperti Sidoarjo dan Gresik, meskipun tetap disarankan untuk memperhatikan pengumuman resmi dari instansi atau lembaga keagamaan setempat jika ada penyesuaian jadwal.
Jadwal Buka Puasa Surabaya Hari Ini
Berdasarkan jadwal salat yang dirujuk dari sumber terpercaya, waktu berbuka puasa atau masuknya salat Maghrib di Kota Surabaya pada Minggu, 1 Maret 2026, adalah pukul 17.52 WIB. Sedangkan salat Isya direncanakan berlangsung pada pukul 19.02 WIB.
Berikut adalah rincian lengkap jadwal salat di Surabaya:
- Maghrib (Buka Puasa): 17.52 WIB
- Isya: 19.01 WIB
Jadwal ini juga bisa digunakan sebagai acuan oleh warga di daerah sekitar, mengingat perbedaan waktu antarwilayah relatif tipis.
Doa Buka Puasa Ramadan
Umat Muslim dianjurkan untuk segera membatalkan puasa saat azan Maghrib berkumandang. Berikut adalah bacaan doa buka puasa yang umum dilafalkan:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”
Doa ini membantu umat Muslim merasa lebih tenang dan bersyukur saat berbuka puasa.
Aturan Minum Obat Saat Bulan Puasa
Selama bulan Ramadan, pola makan dan konsumsi obat harus diperhatikan secara khusus. Dosen Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya), apt. Steven Victoria Halim, M.Farm., memberikan beberapa panduan penting terkait interaksi antara makanan dan obat selama berpuasa.
Menurutnya, beberapa jenis makanan dapat memengaruhi efektivitas obat jika dikonsumsi berdekatan dengan jadwal minum obat. Contohnya:
- Makanan tinggi lemak, seperti gorengan, makanan bersantan kental, dan jeroan, dapat memperlambat pengosongan lambung. Hal ini berdampak pada proses penyerapan obat di usus.
- Produk susu dan olahannya, seperti susu, keju, dan yoghurt, mengandung kalsium yang bisa berikatan dengan beberapa jenis obat, sehingga penyerapan obat menjadi kurang optimal.
- Makanan pedas dan asam, seperti sambal dan acar, serta minuman asam, dapat meningkatkan risiko iritasi lambung jika dikonsumsi bersama obat yang memiliki efek samping pada pencernaan.
- Minuman berkafein, seperti kopi, teh kental, dan minuman bersoda, sebaiknya dikurangi karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan berpotensi menyebabkan dehidrasi ringan.
Steven menyarankan untuk mengonsumsi makanan kaya protein seperti telur, ikan, ayam, tahu, dan tempe agar rasa kenyang lebih lama. Selain itu, asupan cairan yang cukup secara bertahap dari waktu berbuka hingga sahur sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Ia juga menekankan pentingnya konsultasi dengan dokter atau apoteker, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis atau yang mengonsumsi obat dengan aturan waktu ketat. Jangan menghentikan atau mengubah dosis obat tanpa konsultasi, karena penyesuaian jadwal minum obat selama puasa sebaiknya dilakukan bersama tenaga kesehatan agar terapi tetap aman dan efektif.





