Jadwal Imsak dan Berbuka Puasa 13 Ramadhan di Pekalongan, Selasa 3 Maret 2026

20250225 Jadwal Imsakiyah Wilayah Surabaya 24
20250225 Jadwal Imsakiyah Wilayah Surabaya 24

Ramadhan 1447 Hijriah di Pekalongan: Jadwal Imsak dan Waktu Berbuka Puasa

Bulan suci Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan. Pada Selasa, 3 Maret 2026, umat Muslim di wilayah Pekalongan menjalankan ibadah puasa pada hari ke-13 Ramadhan 1447 Hijriah. Sejak waktu Subuh hingga Maghrib, umat Islam menahan diri dari makan, minum, serta berbagai hal yang dapat membatalkan puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Mengetahui jadwal imsak dan waktu berbuka puasa sangat penting agar ibadah dapat dijalankan dengan tepat waktu. Jadwal imsakiyah juga menjadi panduan bagi umat Islam untuk menentukan waktu sahur, melaksanakan sholat lima waktu, hingga berbuka puasa. Informasi jadwal berikut merupakan panduan yang diberikan oleh lembaga terkait:

  • Imsak: 04.21 WIB
  • Subuh: 04.31 WIB
  • Terbit: 05.43 WIB
  • Dhuha: 06.11 WIB
  • Zuhur: 11.57 WIB
  • Asar: 14.57 WIB
  • Maghrib (Buka Puasa): 18.03 WIB
  • Isya: 19.12 WIB

Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi masyarakat Pekalongan dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari waktu sahur hingga berbuka puasa saat adzan Maghrib berkumandang.

Tujuan Puasa dalam Al-Qur’an

Kewajiban menjalankan puasa Ramadhan telah dijelaskan secara jelas dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Ayat ini menjelaskan bahwa tujuan utama puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih bertakwa. Dengan berpuasa, seorang Muslim dilatih untuk mengendalikan diri, menjaga lisan, serta memperbaiki sikap dan perilaku.

Manfaat Puasa dalam Kehidupan Sosial

Selain itu, puasa juga menjadi sarana untuk meningkatkan empati terhadap sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung. Melalui pengalaman menahan lapar dan haus, seseorang dapat lebih memahami pentingnya berbagi dan membantu orang lain.

Keistimewaan Puasa dalam Hadis Nabi Muhammad SAW

Keutamaan puasa Ramadhan juga banyak disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim:

“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadis ini menunjukkan bahwa Ramadhan adalah kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperoleh ampunan dari Allah SWT. Dengan menjalankan puasa secara ikhlas dan penuh keimanan, seorang Muslim dapat membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah lalu.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa puasa memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah SWT. Puasa merupakan ibadah yang pahalanya langsung diberikan oleh Allah tanpa batas tertentu, karena ibadah ini dilakukan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.


Pos terkait