Jadwal Imsak di Sangatta, Kalimantan Timur untuk Tanggal 13 Ramadan 1447 H
Jadwal imsak pada hari Selasa, 3 Maret 2026, yang bertepatan dengan tanggal 13 Ramadan 1447 H di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, ditetapkan pukul 04.54 WITA. Sangatta adalah ibu kota dari Kabupaten Kutai Timur dan berjarak sekitar 219 kilometer dari Samarinda, ibu kota provinsi tersebut. Perjalanan darat dari Sangatta ke Samarinda memakan waktu sekitar 5,5 hingga 6 jam.
Imsak adalah waktu batas akhir untuk berhenti makan dan minum sebelum puasa dimulai. Pada hari ini, jadwal imsak di Sangatta akan menjadi panduan bagi umat Muslim setempat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Berikut adalah jadwal imsakiyah untuk bulan Ramadan 1447 H di Sangatta:
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H
-
13 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.54
Subuh: 05.04
Terbit: 06.15
Duha: 06.42
Zuhur: 12.25
Asar: 15.36
Magrib: 18.28
Isya: 19.36 -
14 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.54
Subuh: 05.04
Terbit: 06.15
Duha: 06.42
Zuhur: 12.25
Asar: 15.35
Magrib: 18.28
Isya: 19.36 -
15 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.53
Subuh: 05.03
Terbit: 06.15
Duha: 06.42
Zuhur: 12.25
Asar: 15.35
Magrib: 18.27
Isya: 19.36 -
16 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.53
Subuh: 05.03
Terbit: 06.15
Duha: 06.42
Zuhur: 12.24
Asar: 15.34
Magrib: 18.27
Isya: 19.35 -
17 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.53
Subuh: 05.03
Terbit: 06.14
Duha: 06.41
Zuhur: 12.24
Asar: 15.33
Magrib: 18.27
Isya: 19.35 -
18 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.53
Subuh: 05.03
Terbit: 06.14
Duha: 06.41
Zuhur: 12.24
Asar: 15.32
Magrib: 18.27
Isya: 19.35 -
19 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.53
Subuh: 05.03
Terbit: 06.14
Duha: 06.41
Zuhur: 12.24
Asar: 15.32
Magrib: 18.26
Isya: 19.35 -
20 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.52
Subuh: 05.02
Terbit: 06.14
Duha: 06.41
Zuhur: 12.23
Asar: 15.31
Magrib: 18.26
Isya: 19.34 -
21 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.52
Subuh: 05.02
Terbit: 06.13
Duha: 06.40
Zuhur: 12.23
Asar: 15.30
Magrib: 18.26
Isya: 19.34 -
22 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.52
Subuh: 05.02
Terbit: 06.13
Duha: 06.40
Zuhur: 12.23
Asar: 15.29
Magrib: 18.26
Isya: 19.34 -
23 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.52
Subuh: 05.02
Terbit: 06.13
Duha: 06.40
Zuhur: 12.23
Asar: 15.28
Magrib: 18.25
Isya: 19.33 -
24 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.51
Subuh: 05.01
Terbit: 06.12
Duha: 06.39
Zuhur: 12.22
Asar: 15.27
Magrib: 18.25
Isya: 19.33 -
25 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.51
Subuh: 05.01
Terbit: 06.12
Duha: 06.39
Zuhur: 12.22
Asar: 15.26
Magrib: 18.25
Isya: 19.33 -
26 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.51
Subuh: 05.01
Terbit: 06.12
Duha: 06.39
Zuhur: 12.22
Asar: 15.25
Magrib: 18.25
Isya: 19.33 -
27 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.51
Subuh: 05.01
Terbit: 06.12
Duha: 06.39
Zuhur: 12.21
Asar: 15.24
Magrib: 18.24
Isya: 19.32 -
28 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.50
Subuh: 05.00
Terbit: 06.11
Duha: 06.38
Zuhur: 12.21
Asar: 15.23
Magrib: 18.24
Isya: 19.32 -
29 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.50
Subuh: 05.00
Terbit: 06.11
Duha: 06.38
Zuhur: 12.21
Asar: 15.22
Magrib: 18.24
Isya: 19.32 -
30 Ramadan 1447 H
Imsak: 04.50
Subuh: 05.00
Terbit: 06.11
Duha: 06.38
Zuhur: 12.21
Asar: 15.21
Magrib: 18.24
Isya: 19.31
Niat Puasa Ramadan
Dalam buku Panduan Ramadan Bekal Meraih Ramadan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan bahwa tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa. Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan. Berikut bacaan niat puasa Ramadan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta’aalaa.
Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
Doa Buka Puasa
Berikut doa buka puasa:
Lafaz Pertama:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.
Lafaz Kedua:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).
Amalan Saat Sahur dan Buka Puasa
Menurut Dr Imam Makruf, Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang. Sementara itu, orang yang berpuasa sebaiknya menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak. Ibadah di bulan Ramadan begitu terbuka dan banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala. Amalan sunah bisa menyempurnakan dan tambahan keberkahan kita di bulan Ramadan.





