Jadwal Imsak Jayapura, Papua, Senin 2 Maret 2026: Subuh Pukul 04.30 WIT

871588796p 2
871588796p 2

Jadwal Imsakiyah Kota Jayapura untuk Bulan Ramadan 1447 H

Jadwal imsakiyah menjadi informasi penting bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan. Di kota-kota besar seperti Kota Jayapura, Provinsi Papua, jadwal imsakiyah mencakup waktu-waktu salat lima waktu serta beberapa waktu penting lainnya, seperti Imsak, terbit matahari, dan salat Dhuha. Berikut ini adalah jadwal lengkap imsakiyah untuk Senin, 2 Maret 2026 atau 12 Ramadan 1447 H.

Jadwal Imsakiyah Kota Jayapura

  • Imsak: 04:20 WIT
  • Subuh: 04:30 WIT
  • Terbit Matahari: 05:42 WIT
  • Dhuha: 06:09 WIT
  • Dzuhur: 11:53 WIT
  • Ashar: 15:01 WIT
  • Maghrib: 17:57 WIT
  • Isya’: 19:06 WIT

Jadwal ini sangat penting untuk membantu umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa dengan lebih disiplin. Imsak menjadi tanda bahwa waktu subuh sudah dekat, sehingga umat Muslim harus segera menghentikan aktivitas makan dan minum. Sementara itu, salat Maghrib menjadi penanda berbuka puasa, yang merupakan momen penting dalam kehidupan seorang Muslim selama Ramadhan.

Selain itu, jadwal imsakiyah juga menjadi pengingat penting bagi umat Muslim untuk menjaga kesadaran akan waktu-waktu salat dan kegiatan harian mereka. Hal ini memudahkan para pemeluk agama Islam dalam menjalani ibadah puasa secara konsisten.

Penetapan Awal Ramadan 1447 H

Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/2/2026). Penetapan ini berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kota Jayapura yang berada di zona Waktu Indonesia Timur (WIT).

Perbedaan Zona Waktu di Indonesia

Indonesia terbagi atas tiga zona waktu, yaitu WIB (Waktu Indonesia Barat), WITA (Waktu Indonesia Tengah), dan WIT (Waktu Indonesia Timur). Karena perbedaan zona waktu, setiap kota memiliki jadwal imsakiyah yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memperhatikan jadwal imsakiyah sesuai dengan wilayah tempat tinggal mereka.

Niat Puasa Ramadan

Dalam menjalankan ibadah puasa, salah satu rukun yang wajib dilakukan adalah membaca niat. Niat puasa tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam menjalani puasa dengan ketulusan dan keikhlasan.

Ada sedikit perbedaan dalam tata cara niat antara puasa wajib dan puasa sunnah. Untuk puasa wajib seperti puasa Ramadan, puasa qada, atau puasa nadzar, niat harus dibaca di malam hari sebelum terbit fajar. Sementara itu, untuk puasa sunnah, niat bisa dilakukan di siang hari.

Menurut Mazhab Syafi’i, niat puasa harus dilakukan setiap hari pada malam Ramadhan. Sedangkan menurut Mazhab Maliki, cukup membaca niat puasa untuk sebulan penuh pada malam pertama Ramadan.

Bacaan Niat Puasa Ramadan

Berikut dua macam bacaan niat puasa Ramadan:

Niat Puasa Esok Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa untuk Satu Bulan Penuh

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.”

Dengan memahami dan melaksanakan niat puasa dengan benar, umat Muslim dapat meraih manfaat spiritual dan ganjaran yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Pos terkait