Jadwal Buka Puasa dan Salat Lima Waktu di Tambrauw 6 Ramadan 1447 H
Pada hari Selasa, 24 Februari 2026, masyarakat Muslim di Indonesia telah memasuki hari keenam puasa Ramadan 1447 H. Di kota Tambrauw, warga akan segera memasuki waktu berbuka puasa setelah menjalani puasa selama beberapa jam.
Berikut adalah jadwal lengkap untuk berbuka puasa dan salat lima waktu di Tambrauw pada tanggal tersebut:
- Imsak: 04:56
- Subuh: 05:06
- Terbit: 06:18
- Dhuha: 06:45
- Zuhur: 12:28
- Asar: 15:42
- Maghrib: 18:32
- Isya’: 19:41
Doa Berbuka Puasa
Doa berbuka puasa merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Berikut bacaan doa berbuka puasa dari riwayat HR Abu Dawud:
Arab Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.
Artinya: “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”
5 Sunnah Berbuka Puasa yang Bisa Dilakukan
Berikut adalah lima sunnah yang bisa dilakukan saat berbuka puasa selama bulan Ramadan:
-
Menyegerakan berbuka puasa
Menyegerakan berbuka puasa adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mengerjakan salat maghrib sebelum berbuka puasa. Sebagaimana hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengerjakan salat maghrib hingga berbuka puasa kendati hanya dengan seteguk air.” (H.R. Tirmidzi. Hadits Hasan). -
Berbuka dengan memakan kurma
Disunahkan untuk berbuka puasa dengan kurma masak atau kering dengan jumlah yang ganjil. Jika tidak ada, cukup berbuka dengan minum air. Ini adalah contoh dari amalan sunnah yang dicontohkan oleh Nabi. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan beberapa biji ruthab (kurma masak yang belum jadi tamr) sebelum shalat Maghrib.” -
Memperbanyak berdoa ketika berbuka puasa
Doa menjadi salah satu amalan yang paling dianjurkan saat berpuasa. Doa seperti “Telah hilang rasa haus dahaga, dan urat-urat telah basah, dan pahala akan kita peroleh, insyaa Allah” dapat dibaca sebelum melakukan buka puasa. Selain itu, kita juga diperbolehkan untuk memperbanyak doa lainnya yang mengandung kebaikan dunia dan akhirat. -
Memberi makan berbuka
Jika memiliki rizki yang cukup, maka sebaiknya memberi makan berbuka untuk orang lain. Memberi makan orang yang berpuasa memiliki pahala besar. Dari hadis, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” -
Mendoakan orang yang memberi makan buka
Mendoakan orang yang telah berbuat baik kepada kita juga memiliki nilai ibadah. Dari hadis, “Barangsiapa yang memberi kebaikan untukmu, maka balaslah. Jika engkau tidak dapati sesuatu untuk membalas kebaikannya, maka do’akanlah ia sampai engkau yakin engkau telah membalas kebaikannya.”





