Momentum Penting di Hari Ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah
Hari ketujuh Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momen penting bagi umat Muslim di Kota Magelang untuk terus meningkatkan kualitas ibadah mereka. Setelah hampir seminggu menjalani puasa, semangat dan konsistensi harus tetap dipertahankan agar tidak menurun di pertengahan bulan.
Ramadhan adalah bulan pembinaan diri—melatih kesabaran, memperbanyak amal saleh, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tepat waktu, umat Islam perlu mengikuti jadwal imsakiyah resmi yang telah ditetapkan.
Berikut adalah jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Magelang:
- Imsak: 04.18 WIB
- Subuh: 04.28 WIB
- Terbit: 05.41 WIB
- Dhuha: 06.08 WIB
- Zuhur: 11.56 WIB
- Asar: 15.00 WIB
- Maghrib (Buka Puasa): 18.03 WIB
- Isya: 19.13 WIB
Jadwal ini dapat menjadi panduan bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah sepanjang hari.
Hikmah dan Keutamaan Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan memiliki banyak hikmah dan keutamaan yang sangat penting bagi kehidupan spiritual umat Muslim. Berikut beberapa di antaranya:
-
Ramadhan sebagai Bulan Diturunkannya Al-Qur’an
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:
“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil)…”
Ayat ini mengingatkan bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bulan turunnya Al-Qur’an. Karena itu, memperbanyak tilawah dan tadabbur Al-Qur’an menjadi amalan utama yang seharusnya tidak ditinggalkan. -
Puasa Bernilai Khusus di Sisi Allah
Dalam hadis qudsi, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman:
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya ibadah puasa. Tidak seperti amal lain yang bisa terlihat, puasa adalah ibadah yang sangat personal antara hamba dan Tuhannya. Keikhlasan menjadi kunci utama dalam menjalankannya. -
Kebahagiaan Orang yang Berpuasa
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-nya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kebahagiaan saat berbuka bukan hanya karena hilangnya rasa lapar, tetapi juga karena berhasil menyelesaikan ibadah dengan baik. Sementara kebahagiaan di akhirat kelak menjadi balasan atas kesabaran selama di dunia.





