Jadwal Imsakiyah dan Waktu Sholat untuk Wilayah Gorontalo
Waktu Imsak untuk wilayah Kota Gorontalo pada Senin, 2 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H) jatuh pada pukul 04:32 WITA. Sementara itu, waktu Maghrib/Buka Puasa terjadi pada pukul 18:06 WITA. Namun, terdapat perbedaan waktu imsakiyah di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo. Perbedaan tersebut berkisar antara percepatan 1 menit (Bone Pantai) hingga penambahan waktu hingga 7 menit (Molosipat) dari jadwal utama.
Bagi umat Islam di wilayah Gorontalo dan sekitarnya, penting untuk memperhatikan jadwal imsakiyah besok, Senin 2 Maret 2026. Hal ini bertujuan agar ibadah puasa 12 Ramadan 1447 H dapat berjalan lancar dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Mengetahui estimasi waktu imsak dan jadwal salat lima waktu sangat krusial agar persiapan sahur lebih tertata dan pelaksanaan salat fardu tepat pada waktunya.
Berikut adalah rincian lengkap jadwal imsakiyah, waktu sholat, serta panduan niat puasa untuk wilayah Gorontalo:
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Sholat Gorontalo per 2 Maret 2026 (Ramadhan ke-12)
- Imsak:
04:32 Wita - Subuh:
04:42 Wita - Zuhur:
12:04 Wita - Ashar:
15:17 Wita - Maghrib (buka puasa):
18:06 - Isya’:
19:15 Wita
Jadwal di atas menjadi acuan waktu sahur, salat lima waktu, dan buka puasa untuk masyarakat Muslim di Kota Gorontalo besok. Namun, beberapa wilayah lainnya memiliki penyesuaian waktu sebagai berikut:
Penyesuaian Waktu untuk Berbagai Wilayah
- Suwawa, Kabila, Tapa, Limboto, Batudaa, Atinggola dan sekitarnya: Menyesuaikan dengan jadwal
- Bone Pantai dan Suwawa Timur: -1 Menit
- Kwandang dan Tibawa: +1 Menit
- Anggrek, Boliyohuto, dan Paguyaman: +2 Menit
- Sumalata dan Tilamuta: +3 Menit
- Paguat: +4 Menit
- Marisa: +5 Menit
- Lemito: +6 Menit
- Molosipat: +7 Menit
Jadwal ini menjadi panduan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari waktu menahan diri hingga berbuka.
Niat Puasa Ramadan
Niat puasa Ramadan setiap hari dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Waktu Terbaik Melafalkan Niat
Menurut informasi yang diperoleh, waktu untuk berniat puasa wajib dimulai sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbitnya fajar (waktu subuh). Oleh karena itu, masyarakat biasanya melafalkan niat ini secara bersama-sama setelah salat Tarawih atau saat menyantap sahur.
Dengan memahami variasi bacaan niat ini, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.
Bacaan Niat Puasa Ramadan Harian
Gunakan bacaan ini setiap malam atau saat sahur sebelum memasuki waktu Subuh:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
Dibaca pada malam pertama bulan Ramadan sebagai langkah berjaga-jaga:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta’ala.
Artinya:
“Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah.”





