Jadwal Peringatan Nuzulul Quran 1447 H Tahun 2026
Nuzulul Quran adalah peristiwa agung yang menandai turunnya wahyu pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Peringatan Nuzulul Quran selalu dilakukan setiap tanggal 17 Ramadan, dan pada tahun 2026 terdapat sedikit perbedaan penanggalan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag), Nuzulul Quran atau 17 Ramadan tahun 1447 H jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026. Namun, karena pergantian hari dalam sistem kalender Hijriah dimulai sejak matahari terbenam (maghrib), peringatan Malam Nuzulul Quran dapat dilakukan sejak Jumat malam, 6 Maret 2026.
Sementara itu, berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H, awal Ramadhan ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan perhitungan tersebut, maka 17 Ramadan 1447 H atau malam Nuzulul Quran jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran menyimpan keberkahan yang luar biasa. Berikut lima keutamaan utamanya:
-
Lebih Baik dari Seribu Bulan
Sesuai dengan firman Allah SWT, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr:3)
Amalan dan ibadah yang dilakukan selama satu malam dimalam Nuzulul Quran lebih baik dari amalan yang dilakukan selama seribu bulan. -
Diampuninya Dosa-dosa oleh Allah SWT
Seseorang yang menghidupkan malam Nuzulul Quran akan mendapat pengampunan dosa dari Allah SWT. Mereka diibaratkan bayi yang baru lahir ke dunia, karena akan diampuni dosanya yang telah lalu. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi:“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
-
Malam Penuh Keberkahan
Malam Nuzulul Quran juga menjadi salah satu malam yang penuh keberkahan. Firman Allah SWT, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.” (QS. Al-Dukhan:3)
Malam tersebut menjadi malam yang penuh dengan keberkahan karena Al-Quran diturunkan ke bumi pada satu malam di bulan Ramadhan. -
Banyaknya Malaikat yang Turun ke Bumi
Keberkahan malam Nuzulul Quran juga ditandai dengan banyaknya malaikat yang turun ke bumi, termasuk malaikat Jibril. -
Malam Dimana Takdir Tahunan Dicatat
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Al-Dukhan:4).
Urusan yang penuh hikmah di sini meliputi rezeki, hidup, mati, untung, dan sebagainya. Jika pada malam Nuzulul Quran kita bisa menghidupkannya sepanjang malam, maka akan mendapat keberkahan dan takdir baik.
Landasan Dalil Nuzulul Quran dalam Al-Quran
Peristiwa Nuzulul Quran terjadi pada hari ke-17 Ramadhan dan menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Muslim. Ayat Al-Quran QS. Al-Anfal ayat 41 menjelaskan bahwa Al-Quran pertama kali diturunkan secara keseluruhan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul ‘Izzah di langit bumi. Peristiwa ini dikenal sebagai Malam Lailatul Qadar.
Setelah itu, Allah menurunkan Al-Quran secara berangsur-angsur kepada Rasulullah SAW selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari yakni 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. Proses inilah yang dikenal sebagai Nuzulul Quran, di mana lafaz dan makna Al-Quran disampaikan bertahap.
Proses turunnya Al-Quran dalam dua tahap dijelaskan dalam QS. Al-Qadr 1-5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah malam itu sampai terbit fajar.”





