Jadwal Super League di Bulan Ramadan Dianggap Tidak Manusia, Pelatih Borneo FC Protes Keras!

Open Rekrutmen Desa Berdaya 864x1536 1
Open Rekrutmen Desa Berdaya 864x1536 1



Fabio Lefundes, pelatih Borneo FC, menyampaikan keluhan terkait jadwal liga yang dianggap tidak manusiawi selama bulan Ramadan. Ia menilai jadwal pertandingan yang terlalu padat berpotensi memengaruhi kondisi fisik dan mental para pemain.

Borneo FC akan melakoni pertandingan tandang melawan Persija Jakarta pada Selasa (3/3/2026) dalam rangkaian pekan ke-24 Super League 2025/2026. Sebelumnya, tim asuhan Lefundes sukses mengalahkan Arema FC dalam pertandingan pekan ke-23. Namun, sehari sebelumnya mereka harus menerima kekalahan dari Dewa United.

Lefundes menyoroti bahwa jadwal pertandingan selama Ramadan lebih padat dibandingkan bulan-bulan biasanya. Hal ini menjadi perhatian utamanya karena banyak pemain Borneo FC yang menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, istirahat antar pertandingan yang terlalu singkat bisa memengaruhi energi pemain.

“Biasanya kami bermain setiap lima hari, tujuh hari, kadang sembilan hari atau bahkan 15 hari,” ujar Lefundes.

“Mengapa di bulan Ramadan kami harus bermain setiap tiga atau empat hari?”

“Ini berhubungan dengan energi pemain, apalagi banyak pemain yang sedang menjalankan puasa,” tambahnya.

Protes ini bukan hanya untuk kepentingan Borneo FC, tetapi juga untuk semua tim peserta kompetisi. Lefundes memahami bahwa mayoritas pemain sepak bola Indonesia beragama Islam dan wajib menjalani puasa. Ia menegaskan bahwa jadwal yang tidak manusiawi dapat memengaruhi performa seluruh tim.

“Jadwal ini bukan hanya masalah bagi Borneo, tetapi untuk semua tim,” ujarnya.

“Kita tahu hampir semua tim memiliki pemain Muslim, dan hal ini bisa berdampak pada performa.”

“Ke depan, operator kompetisi seharusnya bisa mengantisipasi hal tersebut dengan lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Lefundes juga memberikan komentar tentang persaingan di papan atas klasemen Super League musim ini. Borneo FC termasuk salah satu kandidat juara, bersaing dengan Persib Bandung dan Persija Jakarta. Esok hari, mereka akan menghadapi Macan Kemayoran, dan Lefundes sempat mengeluhkan soal latihan.

Skuad Borneo FC sempat ditolak berlatih di Jakarta International Stadium (JIS), meski akhirnya dapat melakukan latihan resmi. Pemantauan pun tertuju pada kondisi lapangan Stadion JIS. Lefundes memprediksi bahwa lapangan tersebut akan menyulitkan kedua tim dalam bermain.

Meskipun demikian, pelatih asal Brasil ini tetap percaya diri dan menegaskan bahwa Borneo FC datang dengan skuad terbaik yang terdiri dari pemain berkualitas.

“Kondisi lapangan mungkin akan membuat permainan menjadi lebih sulit bagi kedua tim. Situasi seperti itu bisa menurunkan level permainan.”

“Namun, kondisi ini sama-sama dirasakan oleh Persija maupun Borneo. Kami memiliki pemain berkualitas.”

“Bermain di lapangan bagus atau tidak, kami berharap pertandingan besok tetap menjadi pertandingan yang bagus untuk semua,” pungkas Fabio Lefundes.

Pos terkait