Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemkab Ponorogo Gelar Gerakan Murah di 11 Titik

Img 20231016 Wa0000 1
Img 20231016 Wa0000 1

Gerakan Pangan Murah di Ponorogo untuk Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bekerja sama dengan Perum Bulog Ponorogo dalam menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menstabilkan harga bahan pokok dan menekan inflasi menjelang Lebaran 2026. GPM ini tidak hanya dilaksanakan di satu titik, tetapi di beberapa lokasi yang telah ditentukan.

Lokasi Pelaksanaan GPM

GPM digelar di 11 titik di wilayah Ponorogo, termasuk Ngrayun, Sawoo, Sukorejo, Badegan, dan beberapa daerah lainnya. Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Ponorogo, Rizky Wahyu Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak akhir Februari 2026 dan akan terus berlangsung hingga menjelang Lebaran.

“Ada 11 titik yang sudah kami rencanakan dan telah berjalan,” ujar Rizky saat diwawancara. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kenaikan harga Bahan Pokok dan Kebutuhan Penting (Bapokting).

Fokus pada Kenaikan Cabai dan Komoditas Utama

Menurut Rizky, kenaikan harga Bapokting terjadi di seluruh daerah secara nasional, namun masih dalam batas wajar. “Harga masih dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya. Namun, yang menjadi perhatian utama adalah kenaikan harga cabai rawit.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan pemetaan dan intervensi melalui GPM. TPID bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperdagkum) serta Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan).

Pelaksanaan GPM dan Kolaborasi

GPM telah dimulai sejak akhir Februari 2026. Contohnya, pada 24 Februari lalu, Disperdagkum menggelar GPM di Ngrayun. Keesokan harinya, 25 Februari, GPM juga dilakukan di Kecamatan Sawoo. Totalnya, ada 11 titik pelaksanaan GPM yang terbuka untuk masyarakat.

Beberapa titik GPM digabungkan dengan Safari Ramadan yang dipimpin oleh Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita. Di antaranya, ada GPM yang diselenggarakan di kantor Dipertahankan, Kecamatan Sukorejo, Badegan, Sooko, Balong, dan Jenangan.

Upaya Monitoring dan Evaluasi

Selain GPM, TPID juga melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala. Ada tim kecil dan tim besar yang bertugas memantau harga di pasar dan melakukan intervensi agar harga tetap stabil. Kerja sama dengan Bulog Ponorogo menjadi salah satu strategi utama dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Kesimpulan

Gerakan Pangan Murah di Ponorogo merupakan langkah penting dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bulog, diharapkan dapat memberikan solusi efektif bagi masyarakat. Selain itu, upaya monitoring dan evaluasi dilakukan secara rutin untuk memastikan harga tetap stabil dan tidak melebihi HET.

Pos terkait