Jangan Biarkan Konflik Melebar! Tokoh Makassar-Bugis Dogiyai Larang Aksi Sepihak dan Minta Dukungan ke Aparat

Sasrdwe30h
Sasrdwe30h

Situasi Keamanan di Moanemani, Dogiyai: Peran Masyarakat dalam Menjaga Kondusivitas

Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah menjadi perhatian serius berbagai elemen masyarakat. Berbagai pihak mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas agar tidak terjadi konflik yang lebih besar.

Ketua Kerukunan Suku Makassar-Bugis Kabupaten Dogiyai, Ust. Haeruddin, memberikan pernyataan tegas terkait hal ini. Ia menekankan bahwa warga harus mematuhi proses hukum dan tidak melakukan tindakan sepihak atau main hakim sendiri dalam menyikapi setiap peristiwa kriminal.

Menurutnya, stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh masyarakat. Warga Makassar-Bugis yang selama ini hidup berdampingan secara damai dengan berbagai suku di Dogiyai diminta untuk tetap menjaga perdamaian.

“Main hakim sendiri, baik secara hukum negara maupun ajaran agama, jelas tidak dibenarkan. Apalagi jika kebenaran suatu peristiwa belum dapat dipastikan. Tindakan sepihak justru berpotensi memicu persoalan baru,” ujarnya pada Selasa, 24 Februari 2026.

Ust. Haeruddin menekankan bahwa tindakan emosional tanpa dasar hukum tidak hanya merugikan individu, tetapi juga bisa berdampak luas terhadap hubungan antarkelompok masyarakat. Ia mengingatkan bahwa situasi yang awalnya bersifat personal dapat berubah menjadi konflik sosial jika tidak dikendalikan.

Ia mengajak seluruh warga Makassar-Bugis di Dogiyai untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, dan tetap mengedepankan proses hukum yang berlaku. Setiap dugaan tindak pidana, katanya, harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar ditangani secara profesional dan sesuai aturan.

“Kita percayakan kepada aparat. Jangan sampai tindakan yang kita anggap membela kebenaran justru menjadi bumerang dan merugikan diri sendiri maupun komunitas,” ujarnya.

Pentingnya Kolaborasi antara Masyarakat dan Aparat

Ust. Haeruddin juga menyampaikan dukungan kepada jajaran Polres Dogiyai dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan aparat merupakan kunci utama menjaga kedamaian di tengah dinamika sosial yang ada.

Dengan imbauan tersebut, ia berharap seluruh warga dapat mengedepankan sikap bijak, menjaga persaudaraan, serta bersama-sama memastikan Dogiyai tetap aman, kondusif, dan harmonis bagi semua pihak.

Langkah-langkah yang Harus Diambil

  • Meningkatkan kesadaran hukum: Masyarakat perlu memahami bahwa setiap tindakan kriminal harus diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku.
  • Mendorong komunikasi antar kelompok: Komunikasi terbuka antar suku dan komunitas sangat penting untuk mencegah salah paham dan konflik.
  • Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat: Masyarakat harus aktif dalam menjaga keamanan, seperti melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada aparat.
  • Membentuk forum dialog antar komunitas: Forum dialog dapat menjadi sarana untuk menyelesaikan masalah secara damai dan menjaga hubungan yang harmonis.

Kesimpulan

Peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban sangat penting. Dengan sikap bijak dan penghargaan terhadap proses hukum, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ust. Haeruddin menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


Pos terkait