Lailatul Qadar, Keistimewaan yang Dinantikan oleh Umat Muslim
Lailatul Qadar adalah momen istimewa yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di bulan Ramadan. Dalam Al-Qur’an, khususnya dalam surat Al-Qadr ayat 3, disebutkan bahwa lailatul qadar lebih mulia dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun. Momen ini menjadi salah satu keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT hanya pada bulan Ramadan.
Namun, pertanyaannya tetap sama: Kapan tepatnya lailatul qadar datang?
Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Depok, KH Achmad Solechan, atau yang akrab disapa Kiai Alex, lailatul qadar tidak pernah disebutkan secara pasti dalam kitab suci. Ia menjelaskan bahwa hal ini dilakukan agar umat Muslim tetap konsisten dalam beribadah, terutama selama bulan Ramadan.
“Lailatul Qadar sengaja tidak diberikan secara pasti agar kita istikamah dalam kebaikan,” ujarnya saat ditemui di Gedung PCNU Depok, Minggu (1/3/2026).
Kiai Alex menekankan bahwa tidak ada cara terbaik untuk meraih kemuliaan lailatul qadar selain dengan menjaga konsistensi dalam beribadah. Menurutnya, bulan Ramadan merupakan bulan ampunan dan kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbaiki diri serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Di pekan kedua ini adalah pekan yang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagaimana Rasul sampaikan adalah bulan ampunan,” tambahnya.
Selain itu, ia juga berharap semuanya dapat merasakan rahmat dan ampunan dari Allah SWT selama bulan Ramadan. Dengan doa yang dipanjatkan, Kiai Alex berharap umat Muslim bisa terhindar dari azab siksaan api neraka.
Tips untuk Menjaga Istikamah dalam Beribadah
Berikut beberapa tips yang dapat membantu umat Muslim menjaga istikamah dalam beribadah selama bulan Ramadan:
-
Tetapkan jadwal shalat dan ibadah
Buat rencana harian untuk melaksanakan shalat lima waktu, puasa, dan membaca Al-Qur’an. Dengan memiliki jadwal yang teratur, akan lebih mudah untuk menjaga konsistensi. -
Perbanyak amal kebaikan
Selain shalat dan puasa, lakukanlah amal kebaikan seperti sedekah, mengunjungi keluarga, atau membantu sesama. Amal kebaikan dapat meningkatkan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. -
Jauhi maksiat dan dosa
Bulan Ramadan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Jauhi perilaku yang tidak sesuai dengan ajaran agama, seperti berbohong, menyakiti orang lain, atau melakukan tindakan yang dilarang. -
Cari keberkahan di malam hari
Malam hari adalah waktu yang penuh berkah. Manfaatkan waktu tersebut untuk berdoa, membaca Al-Qur’an, atau melakukan shalat sunnah seperti shalat tahajud. -
Bersyukur atas nikmat yang diberikan
Ingatlah bahwa setiap hari yang dilalui adalah anugerah dari Allah SWT. Bersyukur akan membuat hati lebih tenang dan menjaga semangat dalam beribadah.
Peran Komunitas dalam Memperkuat Iman
Komunitas Muslim, seperti NU, memiliki peran penting dalam memperkuat iman dan semangat umat Muslim. Melalui berbagai kegiatan dan pengajian, komunitas ini memberikan pemahaman tentang arti Ramadan dan bagaimana menjalani bulan suci ini dengan benar.
Selain itu, komunitas juga memberikan dukungan emosional dan spiritual kepada anggotanya. Dengan saling mendukung, umat Muslim dapat menjaga konsistensi dalam beribadah dan memperkuat ikatan kebersamaan.
Kesimpulan
Lailatul Qadar adalah momen yang sangat berharga bagi umat Muslim. Meskipun waktu pastinya tidak diketahui, namun dengan istikamah dalam beribadah, umat Muslim dapat meraih kemuliaan yang diberikan oleh Allah SWT. Dengan menjaga konsistensi, memperbanyak amal kebaikan, dan bersyukur atas nikmat yang diberikan, umat Muslim dapat menjalani bulan Ramadan dengan penuh makna dan keberkahan.





