Jasa Marga (JSMR) Alami Penurunan Kinerja di Tahun 2025

Aa1txsbg 1
Aa1txsbg 1



PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melaporkan penurunan kinerja secara keseluruhan pada tahun 2025. Meskipun beberapa segmen pendapatan mengalami pertumbuhan, secara keseluruhan hasil keuangan perusahaan menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pendapatan total JSMR pada tahun 2025 mencapai Rp 29,89 triliun. Angka ini turun sebesar 5,87% secara tahunan (year on year / YoY) dibandingkan pendapatan sebesar Rp 31,75 triliun pada 2024. Penurunan ini terjadi meskipun beberapa segmen pendapatan mengalami kenaikan. Berikut rincian pendapatan masing-masing segmen:

  • Segmen pendapatan tol: Menyumbang sebesar Rp 18,15 triliun di 2025, naik 5,4% dibandingkan pendapatan Rp 17,22 triliun pada 2024.
  • Segmen pendapatan konstruksi: Turun signifikan sebesar 22,59% YoY menjadi Rp 10,07 triliun dari Rp 12,96 triliun pada 2024.
  • Segmen pendapatan usaha lainnya: Naik sebesar 9,66% YoY menjadi Rp 1,65 triliun dari Rp 1,51 triliun pada 2024.

Beban pokok pendapatan juga mengalami penurunan, yaitu dari Rp 20,44 triliun pada 2024 menjadi Rp 18,10 triliun pada 2025. Hal ini memengaruhi laba bruto yang mencapai Rp 11,78 triliun di 2025, naik 4,2% YoY dari Rp 11,30 triliun pada 2024.

Namun, kinerja JSMR terganggu oleh kenaikan beban pajak. Pos manfaat pajak penghasilan sebesar Rp 1,13 triliun dan pos manfaat pajak penghasilan tangguhan sebesar Rp 410,83 miliar. Total manfaat pajak penghasilan mencapai Rp 1,54 triliun.

Selain itu, terdapat rugi yang belum direalisasikan dari aset keuangan lainnya pada nilai wajar sebesar Rp 15,64 miliar. Akibatnya, laba bersih JSMR pada 2025 turun menjadi Rp 3,65 triliun, turun 19,26% YoY dari Rp 4,53 triliun pada 2024.

Laba per saham juga mengalami penurunan, dari Rp 625 pada akhir 2024 menjadi Rp 504 pada akhir 2025.

Dari sisi keuangan, total aset JSMR meningkat menjadi Rp 159,99 triliun per 31 Desember 2025, naik dari Rp 148,71 triliun pada akhir 2024. Total liabilitas perusahaan juga meningkat, yaitu menjadi Rp 97,63 triliun dari Rp 89,88 triliun. Sementara itu, total ekuitas JSMR mencapai Rp 159,99 triliun per akhir 2025, naik dari Rp 148,71 triliun pada akhir tahun lalu.

Kas dan setara kas JSMR pada akhir 2025 mencapai Rp 6,75 triliun, meningkat dari Rp 5,12 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Perkembangan keuangan JSMR pada tahun 2025 menunjukkan adanya tekanan dari berbagai faktor, termasuk kenaikan pajak dan penurunan pendapatan dari segmen konstruksi. Namun, kenaikan pendapatan dari segmen tol serta peningkatan aset dan ekuitas memberikan indikasi bahwa perusahaan masih memiliki potensi untuk pulih dalam jangka panjang.

Pos terkait