Kondisi Jemaah Umrah dari Bangka Belitung di Madinah
Seorang calon anggota jemaah umrah asal Bangka Belitung, Sarma (56), memberikan informasi terkini mengenai kondisi rombongannya di tengah kekhawatiran dampak perang Amerika Serikat-Israel vs Iran terhadap situasi di kawasan Timur Tengah.
Sarma dan rombongan berangkat dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, menuju Jakarta pada Selasa (24/2/2026). Mereka kemudian melanjutkan penerbangan dari Jakarta ke Madinah keesokan harinya. Setibanya di tanah suci, mereka langsung menjalankan rangkaian ibadah di Madinah.
Hingga Senin (2/3/2026), Sarma dan rombongan masih berada di Raudhah dan belum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Ia menyampaikan bahwa saat ini mereka sedang menjalani ibadah dengan tenang dan khusyuk.
“Saat ini kami sedang hari berada di Madinah, belum ke Makkah. Alhamdulillah, sejauh ini kondisi terbilang aman. Kami juga masih menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk,” ujar Sarma kepada sumber lokal melalui sambungan telepon, Senin (3/2/2026).
Ia mengakui sempat terkejut saat pertama kali mendengar kabar adanya serangan di kawasan tersebut. Namun, jemaah mendapat imbauan dari pihak terkait agar tetap tenang dan tidak panik.
“Awalnya kaget waktu tahu ada info serangan, tetapi kami tetap diimbau untuk jangan panik dan tetap menjalankan ibadah dengan tenang,” kata warga asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, tersebut.
Menurut Sarma, sejauh ini perjalanan dan aktivitas ibadah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh rangkaian kegiatan ibadah umrah tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh pembimbing serta otoritas setempat. Jemaah juga terus memantau perkembangan informasi dan mengikuti arahan petugas demi menjaga keamanan dan keselamatan selama berada di Arab Saudi.
Terkait keberangkatan menuju Makkah, Sarma menyebut ia dan rombongan masih menunggu kepastian dari pihak travel. “Belum ada informasi lebih lanjut mengenai perjalanan menuju Makkah, untuk saat ini kami menunggu arahan pihak travel. Mohon doanya agar kami, jemaah umrah dari Bangka Belitung, bisa menjalankan rangkaian ibadah haji dengan selamat dan lancar,” tutur Sarma.
Kondisi Jemaah Umrah di Wilayah Bangka Belitung
Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat, saat ini sedikitnya 66 anggota jemaah umrah asal Babel masih melaksanakan ibadah dengan aman dan lancar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Babel, Dewi Rosaria Indah, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan komunikasi secara acak dengan beberapa jemaah.
“Kita tadi telepon secara random bahwa ada jemaah, ada tiga travel yang kita telepon. Ada yang travel yang 11 orang, terus ada yang 20 orang, terus ada sekitar 35 orang itu. Nah, kita random telepon tadi alhamdulillah mereka di sana lagi melaksanakan umrah seperti biasa dan aman, dan lancar,” ujar Dewi, Senin (2/3/2026).
Pihaknya, kata Dewi, masih terus berkomunikasi, mengingat kondisi di kawasan Timur Tengah sedang dilanda peperangan. “Kita update terus ada beberapa jemaah kita yang sedang melakukan umrah di sana,” ucapnya.
Untuk kepulangan, sampai saat ini alhamdulillah masih ter-schedule dan tidak ditunda karena beberapa travel yang berangkat pakai Saudi Airlines yang memang pemberangkatannya langsung dari Saudi ke Indonesia.
Dengan kondisi Timur Tengah yang masih belum menentu, pihaknya terus membuka komunikasi dengan agen perjalanan (travel), kementerian terkait hingga pihak-pihak yang ada di Arab Saudi.
“Kepada jemaah tetap waspada pastinya dengan kondisi keamanan ke depan. Kami juga tetap selalu berkoordinasi dan memastikan untuk mereka juga tetap aman dan terkendali. Pokoknya kami mengusahakan yang terbaik dan selalu melakukan pendampingan atau koordinasi yang terbaiklah untuk mereka, jemaah kita,” tutur Dewi.
“Untuk keberangkatan (umrah) yang akan datang, mengimbau untuk sementara ditunda dulu. Kalau yang sudah di sana, ya mengimbau untuk mereka selalu berkoordinasilah dengan pihak travel yang di sana dan dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah yang di sana,” ujarnya.





