Jenazah Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Dikabarkan Disalatkan di Masjid Sunda Kelapa

Foto Ketibaan Jenazah Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Di Rumah Duka Di Perumahan Puri Laras Ii 1
Foto Ketibaan Jenazah Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Di Rumah Duka Di Perumahan Puri Laras Ii 1

Jenazah Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, akan Dimakamkan di TMP Kalibata

Jenazah Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Penyelenggaraan pemakaman ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan peran beliau dalam sejarah bangsa Indonesia.

Sebelum prosesi pemakaman berlangsung, jenazah Try Sutrisno disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, pada Senin siang. Setelah salat jenazah, jenazah akan dibawa ke Taman Makam Pahlawan untuk dimakamkan. Sebelumnya, jenazah juga telah disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Senin pukul 06.58 WIB. Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Taufik Dwi Cahyono, putra dari almarhum. Menurut Taufik, setelah dimandikan dan dikafankan, jenazah kemudian dibawa ke kediaman di Jalan Purwakarta Nomor 6 sebelum akhirnya dibawa ke masjid untuk disalatkan.

“Setelah dimandikan dan dikafankan, beliau dibawa ke kediaman di Jalan Purwakarta Nomor 6, nanti dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata,” ujar Taufik Dwi Cahyono.

Prosesi salat jenazah akan dilaksanakan di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, pada Senin siang. “Sebelumnya (jenazah) akan dibawa ke Masjid Sunda Kelapa, ba’da zuhur baru berangkat dari masjid,” tambah Taufik.

Saat ini, jenazah Try Sutrisno sudah berada di rumah duka untuk disemayamkan. Masyarakat yang ingin memberikan penghormatan dapat hadir di lokasi tersebut.

Profil Singkat Try Sutrisno

Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur. Ia adalah Wakil Presiden keenam Republik Indonesia yang mendampingi Presiden Soeharto selama periode 1993 hingga 1998. Sebagai salah satu Wakil Presiden Indonesia yang berasal dari kalangan militer, ia memiliki latar belakang karier yang kuat dalam dunia militer.

Pada 1956, Try Sutrisno diterima menjadi taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). Hubungan antara Try Sutrisno dengan Pak Harto dimulai saat keduanya mengenal satu sama lain pada masa Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962.

Pada tahun 1974, ia terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto. Pada Agustus 1985, pangkatnya naik menjadi Letnan Jenderal TNI sekaligus menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad). Tak lama menjabat sebagai Wakasad, pada Juni 1986 atau sepuluh bulan sejak diangkat menjadi Wakasad, Try Sutrisno diangkat menjadi Kasad menggantikan Rudhini.

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1992-1997 memilih Try Sutrisno menjadi Wakil Presiden mendampingi Soeharto melalui Sidang Umumnya pada 1993. Pada 1998, tugasnya sebagai wakil presiden berakhir dan digantikan BJ Habibie dalam Sidang Umum MPR.

Belakangan, Try Sutrisno menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sejak tahun 2017.


Pos terkait