JK: Sulit Prabowo Jadi Perantara AS-Iran, Perjanjian Dagang Saja Tidak Setara

Aa1lyejq 1
Aa1lyejq 1

Peran Indonesia dalam Konflik Global

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla atau yang lebih dikenal dengan JK, memberikan tanggapan terkait niat Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator dalam konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. JK menilai bahwa tugas tersebut sangat berat bagi Presiden RI.

Menurut JK, keadaan ini dipengaruhi oleh perjanjian dagang resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat. Ia menyebut bahwa perjanjian tersebut dinilai tidak seimbang dan merugikan Indonesia secara signifikan. Hal ini membuat Indonesia tidak setara dengan Amerika Serikat dalam konteks hubungan bilateral.

“Sayangnya, Indonesia telah mengadakan perjanjian yang tidak seimbang, dan sangat merugikan Indonesia. Itu saja kita tidak setara Amerika. Bagaimana mendamaikan orang yang tidak setara dalam keadaan ini?” ujar JK di Jakarta, Minggu (3/1).

Meski demikian, JK mengakui bahwa rencana Prabowo untuk menjadi mediator adalah langkah yang baik. Namun, ia tetap melihat bahwa menjadi mediator dalam konflik besar seperti ini sangat sulit. Pasalnya, masalah yang muncul dari konflik antara AS dan Iran jauh lebih kompleks dibandingkan perjanjian dagang.

Tantangan dalam Menyelesaikan Konflik Palestina-Israel

Selain itu, JK juga menyentuh isu konflik antara AS dan Israel dengan Palestina. Ia menilai bahwa konflik ini sulit didamaikan karena dunia saat ini sangat dipengaruhi oleh sikap Amerika Serikat.

“Ya, Israel dengan Palestina saja tidak bisa, sulit didamaikan, karena dunia ini sangat ditentukan oleh sikap Amerika.”

Peristiwa Penting dalam Konflik Iran-AS

Sebelumnya, Israel melakukan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut juga menyebabkan kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatulloh Ali Khamenei.

Pada kesempatan berbeda, mantan Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Salah satu serangan AS bersama Israel adalah tujuh roket yang menghantam Teheran dan dekat dengan kediaman Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian meluncurkan serangan roket terhadap Israel, serta beberapa target lain di Qatar, Uni Emirat Arab hingga Bahrain.

Persiapan Indonesia dalam Membangun Dialog

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi menciptakan kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Pada 1 Maret 2026, pihak pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Ali Khamenei dan menyatakan masa berkabung selama 40 hari serta libur kerja selama seminggu.

Pos terkait