Johnny Jansen Tumbang, Bali United Tersandung, Abai Statistik Buruk, Hhmm

Aa1xhksz
Aa1xhksz



bali.

GIANYAR – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tampak kecewa dengan hasil imbang yang diraih timnya dalam enam laga terakhir putaran kedua Super League 2025-2026.

Pada pertandingan melawan Persijap Jepara, Sabtu (28/2) malam, Bali United yang memiliki nilai pasar sebesar Rp 100 miliar harus puas bermain imbang 0–0 melawan tim dengan nilai pasar hanya Rp 63 miliar.

Ini menjadi hasil imbang kedua yang diperoleh Bali United saat menjamu tim zona degradasi setelah sebelumnya bermain seri melawan Semen Padang pada 24 Januari 2026 lalu.

Yang lebih mengejutkan, hasil imbang ini justru bertolak belakang dengan performa Bali United pada leg pertama Super League 2025-2026. Pada periode tersebut, Bali United berhasil mengalahkan Semen Padang dan Persijap di kandang masing-masing.

Bali United memperoleh kemenangan atas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim pada 26 September 2025 dengan skor 3–1, serta mengalahkan Persijap di Stadion Bumi Gelora Kartini, Jepara pada 19 Oktober 2025 dengan skor 2–1.

Johnny Jansen menyatakan bahwa hasil imbang ini tidak sesuai dengan harapan. Ia yakin Bali United seharusnya bisa meraih kemenangan saat melawan Persijap pada laga pekan ke-23 Super League 2025-2026 di Stadion Kapten Dipta, Gianyar.

Namun, klaim pelatih asal Belanda ini terbantahkan oleh statistik pertandingan. Dalam pertandingan tersebut, Bali United kalah dalam beberapa aspek seperti penguasaan bola, tembakan tepat sasaran, passing, peluang yang diciptakan, sentuhan di area lawan, hingga umpan ke tiga wilayah akhir.

Hanya saja, Bali United unggul dalam hal pertahanan, baik dari segi tekel, intersep, maupun sapuan. Fakta ini menunjukkan bahwa Johnny Jansen kurang mampu membaca situasi pertandingan secara analitis.

“Kami akan memperbaiki semua ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Johnny Jansen dalam pernyataannya.

Hasil imbang ini membuat Bali United tertahan di peringkat ke-11 klasemen Super League 2025-2026 dengan 30 poin dari 23 pertandingan. Selama kompetisi berlangsung, Bali United telah meraih tujuh kemenangan, sembilan kali imbang, dan tujuh kali kekalahan.

Di sisi lain, Persijap Jepara berhasil keluar dari zona degradasi untuk pertama kalinya sejak awal putaran kedua setelah selama beberapa bulan berada di dasar klasemen.

Saat ini, Persijap menempati peringkat ke-15 Super League 2025-2026 dengan 19 poin, hasil dari lima kali kemenangan, empat kali seri, dan 14 kali kekalahan.

Pos terkait