Kritikan Netizen Usai Laga Bali United vs PSIM Yogyakarta
Bek Timnas U23 Indonesia, Kadek Arel Priyatna, mendapat kritikan tajam dari netizen setelah laga melawan PSIM Yogyakarta. Peristiwa tersebut terjadi dalam pertandingan pekan ke 22 BRI Super League 2025/26 yang berakhir dengan skor imbang 3-3. Meskipun laga berakhir seimbang, blunder yang dilakukan oleh Arel menjadi sorotan utama.
Kritikan netizen muncul karena kesalahan yang dilakukan oleh pemain belakang Bali United tersebut. Kesalahan itu tidak hanya memengaruhi hasil pertandingan, tetapi juga berdampak pada kartu merah yang diberikan wasit terhadap Joao Ferrari, bek asal Brasil. Pelanggaran keras yang dilakukan oleh Ferrari terjadi setelah menerima umpan dari Arel. Akibatnya, tim yang berjulukan Serdadu Tridatu kehilangan satu pemain dan harus menghadapi tekanan berat dari lawannya.
Menyadari kesalahan yang telah dilakukannya, Arel menerima kritikan tersebut sebagai pelajaran berharga. Ia menyatakan bahwa hal seperti ini wajar terjadi dalam sepak bola, terutama bagi seorang pemain belakang. “Tentu pengalaman itu menjadi pembelajaran saya untuk semakin lebih baik kedepannya,” ucap Arel.
Teguran Pelatih dan Kepercayaan yang Diberikan
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, juga memberikan teguran pribadi kepada Arel. Teguran ini bertujuan untuk membantu pemain muda tersebut bangkit dari kesalahan yang telah dilakukannya. Jansen menilai bahwa Arel adalah pemain berpotensi yang layak diberi kesempatan untuk berkembang.
Kepercayaan pelatih terhadap Arel terlihat jelas dalam laga berikutnya, yaitu saat melawan Persijap Jepara di pekan 23. Meski ada penurunan performa, Arel tetap dipercaya untuk menjaga benteng pertahanan Serdadu Tridatu. Jansen menjelaskan bahwa sebagai pelatih, ia tidak bisa langsung menghentikan karier atau kesempatan Arel untuk membantu tim. Ia lebih memilih memberikan dukungan agar Arel bisa bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik.
Performa dan Kontribusi Arel di Musim Ini
Hingga saat ini, Arel telah tampil sebanyak 20 pertandingan di musim ini. Meskipun terjadi beberapa kesalahan, ia tetap menjadi bagian penting dari lini pertahanan Bali United. Performanya selalu dinantikan oleh para penggemar, terlebih setelah laga melawan PSIM Yogyakarta yang sempat memicu perdebatan di media sosial.
Sebelum laga tersebut, media sosial ramai mencibir kinerja Arel dalam menjaga lini pertahanan Bali United. Mereka menganggap bahwa kesalahan yang dilakukannya dalam memberikan umpan ke Joao Ferrari berujung pada pelanggaran yang menyebabkan kartu merah. Hal ini menjadi awal petaka bagi Serdadu Tridatu, yang kemudian dimanfaatkan oleh tuan rumah untuk menyamakan skor.
Penutup
Meskipun mendapat kritikan tajam, Arel tetap menunjukkan sikap dewasa dalam menerima masukan dari pelatih dan publik. Ia berkomitmen untuk terus belajar dan meningkatkan performanya. Dengan dukungan dari pelatih dan rekan-rekannya, Arel memiliki peluang besar untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan hijau.





