Warga Desa Pematang Donok Ditemukan Meninggal di Pondok Kebun
Seorang warga Desa Pematang Donok, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, ditemukan meninggal dunia di dalam pondok kebun miliknya. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang bernama Zul Amri (60) ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia.
Penemuan Awal oleh Tetangga Kebun
Menurut informasi yang diperoleh, jasad korban pertama kali ditemukan oleh tetangga kebun yang curiga melihat kerumunan lalat di sekitar pondok. Saat itu, tetangga tersebut bernama Febri yang sedang ingin berkunjung ke pondok milik almarhum. Ia langsung menghubungi pihak desa dan keluarga korban setelah melihat kondisi yang mencurigakan.
“Kebetulan tetangga kebunnya Febri yang mau berkunjung melihat kerumunan lalat dan langsung mengabari kami dan anaknya sekitar pukul 17.30 WIB,” jelas Kepala Desa Pematang Donok, Ahmad Arpandi.
Anak kandung almarhum segera datang ke lokasi untuk memastikan kondisi ayahnya. Setibanya di pondok kebun, mereka menemukan bahwa Zul Amri telah meninggal dunia.
Kondisi Tubuh Saat Ditemukan
Saat ditemukan, jasad korban berada di dalam pondok kebun dengan posisi setengah duduk. Menurut penjelasan dari Kepala Desa, korban hanya mengenakan singlet dan celana saja.
“Posisi mayat di dalam pondok dengan kondisi setengah duduk menggunakan singlet dan celana saja,” terang Pandi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban saat ditemukan.
Riwayat Penyakit Korban
Di sisi lain, Kepala Desa juga menyampaikan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit sesak napas dan pernah menjalani perawatan medis sebelumnya. Namun, menurut cerita dari putra korban, Zul Amri dalam keadaan sehat ketika berangkat ke kebun.
“Kalau menurut cerita dari putranya, dia memang selama ini memiliki riwayat penyakit sesak napas dan pernah dirawat di rumah sakit, tapi saat berangkat ke kebun memang dalam keadaan sehat,” jelas Pandi.
Menginap di Kebun Selama Sepekan
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, almarhum diketahui sudah sekitar satu minggu terakhir menginap di kebun kopi miliknya. Kebun tersebut juga berada di wilayah Desa Pematang Donok, Kecamatan Kabawetan.
“Menurut cerita dari anak tertua, kurang lebih sudah satu minggu dia memang nginap di kebun,” pungkas Pandi.





