Safari Ramadan PSI: Memperkuat Hubungan dengan Ulama dan Tokoh Agama
Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan yang menjadi rutinitas partainya. Kali ini, ia mengunjungi Pondok Pesantren Al-Amien di Ngasinan, Kediri, Jawa Timur, pada Minggu (1/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan tokoh agama dan ulama di berbagai daerah.
Pada kesempatan itu, Kaesang dan rombongan DPP PSI diterima langsung oleh pimpinan pondok pesantren, KH. Anwar Iskandar, di kediamannya. Selain itu, turut hadir Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, serta pengurus PSI di Jawa Timur. Mereka sempat berdialog hangat dan makan bersama sambil berbagi cerita dan pengalaman.
Saat disajikan nasi kuning, Kaesang memberikan candaan ringan. “Saya kayak lagi ulang tahun,” ujarnya dengan senyum. Di tengah suasana yang penuh keakraban, KH. Anwar Iskandar memberikan doa kepada Kaesang dan PSI. “Mas Kaesang, saya doakan PSI jaya selamanya,” ucapnya.
Tujuan Safari Ramadan
Safari Ramadan tidak hanya sekadar acara ritual, tetapi juga menjadi ajang penting bagi PSI dalam menjalin hubungan dengan kalangan ulama dan tokoh agama. Menurut Ahmad Ali, Safari Ramadan merupakan momen untuk berdiskusi, bertukar pikiran, serta mendapatkan nasihat dari para alim ulama dan kyai.
“Kita bercengkerama, bertukar cerita, dan meminta nasihat dari para alim ulama,” kata Ahmad Ali. Ia menambahkan bahwa agenda ini bertujuan untuk memperkuat ikatan antara partai dengan komunitas religius, sekaligus mencari arah perjuangan yang lebih baik.
Peran Ulama dalam Politik
Pertemuan antara PSI dan tokoh agama seperti KH. Anwar Iskandar menunjukkan betapa pentingnya peran ulama dalam dunia politik. Dengan adanya dialog dan saling mendukung, partai dapat membangun kepercayaan masyarakat, terutama di kalangan pemilih yang memiliki latar belakang agama.
Selain itu, kehadiran Kaesang dan rombongan di Pondok Pesantren Al-Amien juga menjadi bentuk apresiasi partai terhadap lembaga pendidikan dan pengembangan spiritual. Dengan begitu, PSI tidak hanya fokus pada isu-isu politik, tetapi juga menjaga hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat.
Tantangan dan Peluang
Meski Safari Ramadan menjadi agenda rutin, partai seperti PSI tetap menghadapi tantangan dalam membangun hubungan yang lebih kuat dengan kalangan ulama. Terlebih, saat ini banyak partai politik yang juga aktif dalam menjalin kerja sama dengan tokoh agama.
Namun, dengan pendekatan yang tulus dan komunikasi yang terbuka, PSI berharap dapat memperkuat posisi partai sebagai partai yang progresif namun tetap menghargai nilai-nilai keagamaan. Hal ini akan membantu partai dalam merancang program-program yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Safari Ramadan PSI bukan hanya sekadar acara ritual, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan kalangan ulama dan tokoh agama. Dengan dialog dan doa yang tulus, partai berharap dapat terus berkembang dan menjalankan perjuangan sesuai dengan prinsip yang dipegang.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PSI juga menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pondok pesantren dan organisasi keagamaan lainnya.





