Kakanwil Kemenkum Sulbar: Pembangunan ZI Bukan Sekadar Acara Seremoni

Polres Sibolga Pam Masjid Di Wilkum0o
Polres Sibolga Pam Masjid Di Wilkum0o

Pembangunan Zona Integritas: Tidak Hanya Seremoni, Tapi Perubahan Nyata

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) tidak boleh dianggap sebagai kegiatan seremonial belaka. Ia menilai bahwa ZI harus diwujudkan melalui komitmen bersama untuk menciptakan perubahan yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Berkala Pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang digelar di Aula Pengayoman Kanwil Kemenkum Sulbar. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin; Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, John Batara Manikallo; Kepala Bagian Tata Usaha, M Tahir; para pejabat struktural, serta seluruh Tim Zona Integritas Kanwil Kemenkum Sulbar.

Tekankan Komitmen dan Perubahan Nyata

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya membangun komitmen yang kuat antara pimpinan dan seluruh pegawai sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan ZI. Selain itu, ia meminta agar seluruh unsur pengungkit dalam pembangunan ZI dipenuhi secara optimal serta didukung dengan dokumentasi yang tertib dan akuntabel.

Ia juga menegaskan pentingnya pelaksanaan survei mandiri terkait kualitas pelayanan publik dan persepsi anti-korupsi sebagai instrumen evaluasi internal. Setiap satuan kerja didorong untuk menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan dan pencegahan praktik korupsi.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya pemenuhan administrasi, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” tegas Saefur Rochim.

Lebih lanjut, ia meminta agar jajaran memperbanyak program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maupun pemangku kepentingan. Strategi komunikasi dan manajemen media juga dinilai penting guna menyampaikan berbagai perubahan dan perbaikan layanan kepada publik secara terbuka dan transparan.

Kolaborasi dan Konsistensi Tim

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan ZI membutuhkan kerja kolaboratif dan konsistensi seluruh tim. Menurutnya, setiap area perubahan harus berjalan selaras dan saling mendukung.

“Untuk itu, diperlukan keseriusan dan tanggung jawab bersama agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai harapan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, John Batara Manikallo, menambahkan bahwa pembangunan ZI harus dibarengi dengan penguatan budaya kerja yang berintegritas dan profesional. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum evaluasi ini sebagai refleksi bersama guna memperbaiki kekurangan dan memperkuat capaian yang telah diraih.

Harapan untuk Birokrasi yang Bersih dan Melayani

Rapat monitoring dan evaluasi ini diharapkan mampu memastikan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.


Pos terkait