Kalender Liturgi Katolik Hari Ini
Hari ini, umat Katolik merayakan Hari Minggu Prapaskah II. Dalam kalender liturgi Katolik, hari ini memiliki warna ungu yang menggambarkan kesedihan dan penyesalan atas dosa-dosa yang telah diperbuat. Bacaan-bacaan yang dibacakan dalam misa hari ini mencakup beberapa kitab suci seperti Kitab Kejadian, Mzm 33, Surat Paulus kepada Timotius, dan Injil Matius. Selain itu, terdapat juga bacaan dari Kitab Keluaran (BCO) yang memberikan konteks sejarah tentang perjalanan bangsa Israel.
Bacaan Pertama: Kitab Kejadian 12:1-4a
Dalam bacaan pertama, kita menemukan kisah Abraham yang dipanggil oleh Tuhan untuk meninggalkan tanah airnya dan keluarganya menuju tanah yang akan ditunjukkan-Nya. Tuhan berjanji akan membuat Abraham menjadi bangsa besar dan memberkati namanya. Pada akhirnya, Abraham mematuhi panggilan Tuhan dan berangkat bersama dengan Laut, meskipun usianya sudah tujuh puluh lima tahun.
Mazmur Tanggapan: Mzm 33:4-5,18-19,20,22
Mazmur ini menyampaikan pesan tentang kebenaran firman Tuhan dan kasih setia-Nya. Mazmur ini juga mengingatkan kita bahwa Tuhan melihat orang-orang yang takut akan Dia dan berharap pada kasih setia-Nya. Ia akan melepaskan jiwa mereka dari maut dan menjaga hidup mereka selama masa kelaparan. Jiwa kita menantikan Tuhan sebagai penolong dan perisai kita. Dan semoga kasih setia-Nya menyertai kita seperti kita berharap kepada-Nya.
Bacaan Kedua: Surat Paulus kepada Timotius 1:8b-10
Dalam bacaan kedua, Paulus menasihati Timotius agar tidak malu bersaksi tentang Tuhan dan tidak takut karena dia sendiri menderita bagi Injil. Paulus juga menjelaskan bahwa Tuhan menyelamatkan kita dengan panggilan kudus, bukan karena perbuatan kita, tetapi karena maksud dan kasih karunia-Nya. Yesus Kristus, Juruselamat kita, telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.
Injil: Matius 17:1-9
Dalam injil hari ini, kita membaca kisah Perjamuan di Gunung Tabor. Enam hari kemudian, Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes naik ke gunung tinggi. Di sana, Yesus berubah rupa, wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya putih bersinar. Musa dan Elia tampak berbicara dengan-Nya. Petrus ingin membangun tiga kemah, satu untuk Yesus, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia. Namun, awan terang menaungi mereka dan suara dari langit berkata, “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” Murid-murid ketakutan dan tersungkur, tetapi Yesus menyentuh mereka dan berkata, “Berdirilah, jangan takut!” Ketika mereka mengangkat kepala, mereka hanya melihat Yesus. Yesus memperingatkan mereka untuk tidak menceritakan penglihatan itu sampai Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.
Bacaan Khusus (BCO): Kitab Keluaran 13:17-14:9
Dalam bacaan khusus, kita menemukan kisah perjalanan bangsa Israel setelah mereka dilepaskan dari Mesir. Allah tidak menuntun mereka melalui jalan yang dekat, karena khawatir mereka akan menyesal dan kembali ke Mesir. Sebaliknya, Allah menuntun mereka melalui padang gurun menuju Laut Teberau. Musa membawa tulang-tulang Yusuf sesuai dengan sumpahnya. Allah berjalan di depan mereka, baik siang maupun malam, dalam tiang awan dan tiang api. Firaun akhirnya mengejar bangsa Israel, tetapi Tuhan mengeraskan hatinya agar ia mengejar mereka. Akhirnya, orang Mesir mengejar mereka hingga mereka berkemah di tepi laut, dekat Pi-Hahirot di depan Baal-Zefon.





