Perayaan Kampung Ramadan 2026 di Sukoharjo Berlangsung Meriah
Kegiatan Kampung Ramadan 2026 yang digelar di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GP3D) Kabupaten Sukoharjo berlangsung dengan meriah. Acara ini dibuka oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo, Nurjayanto. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan bulan suci Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap perekonomian masyarakat.
Selain pembukaan Kampung Ramadan, acara tersebut juga dilengkapi dengan pembukaan pasar murah serta penyerahan bantuan kepada anak yatim di Kabupaten Sukoharjo. Kehadiran pasar murah ini dinilai sangat penting, terutama di awal Ramadan ketika harga beberapa kebutuhan pokok cenderung meningkat.
Nurjayanto menyampaikan bahwa program Kampung Ramadan dan pasar murah merupakan langkah strategis untuk membantu perekonomian masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menciptakan suasana khas Ramadan yang hangat dan penuh kebersamaan.
- “Kampung Ramadan yang sudah dibuka oleh Bupati sangat bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya saat menghadiri acara tersebut.
- “Ada 32 stan ya tadi. Jadi kalau ada satu keluarga datang di Kampung Ramadan ini, khas bulan Ramadan mencari takjil bareng keluarga, menurut saya jadi momentum salah satu kebahagiaan saat Ramadan,” tambahnya.
Stan Makanan dan Minuman Memperkaya Pengalaman Ramadan
Dalam acara ini, terdapat sebanyak 32 stan makanan dan minuman yang turut serta meramaikan kegiatan. Stan-stan ini tidak hanya memberikan variasi kuliner yang lezat, tetapi juga menjadi ajang promosi bagi UMKM lokal. Keberadaan stan-stan ini memperkuat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan suasana khas Ramadan yang dinikmati oleh banyak pengunjung.
- “Kehadiran puluhan stan UMKM itu tidak hanya mendorong perputaran ekonomi, tetapi juga menghadirkan suasana khas Ramadan bagi masyarakat yang berburu takjil,” jelas Nurjayanto.
Pasar murah yang digelar bersamaan dengan Kampung Ramadan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Harga barang kebutuhan pokok yang lebih terjangkau membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di awal Ramadan.
- “Pasar murah juga sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kan saat ini beberapa bahan pokok pangan ada kenaikan. Pemerintah membuka pasar murah ini untuk menstabilkan harga yang ada di pasaran sekarang sehingga sangat membantu masyarakat,” ujar Nurjayanto.
Harapan untuk Masa Depan UMKM dan Masyarakat
Nurjayanto berharap, kegiatan Kampung Ramadan 2026 tidak hanya menjadi pusat kuliner dan belanja kebutuhan pokok, tetapi juga mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan masyarakat Sukoharjo secara umum.
Kehadiran Kampung Ramadan dan pasar murah diharapkan bisa menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga semangat gotong royong serta mendukung perekonomian daerah. Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.





