KARAWANG – Menjadi seorang mahasiswa tidak hanya sekadar menghadiri kelas, menyelesaikan tugas, dan menunggu nilai. Banyak mahasiswa masih menjalani kehidupan akademik yang terbatas pada rutinitas kelas tanpa aktivitas tambahan yang mampu memperkuat portofolio mereka. Pola ini sering disebut sebagai “mahasiswa kupu-kupu”, di mana mereka hanya fokus pada tugas wajib tanpa memperluas wawasan atau keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.
Dalam era di mana industri bergerak sangat cepat, pola seperti ini dapat mengurangi daya saing lulusan. Perusahaan semakin selektif dalam merekrut karyawan baru, dan mereka tidak hanya melihat IPK atau gelar, tetapi juga kemampuan praktis yang bisa langsung diterapkan di tempat kerja. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membangun keterampilan digital yang relevan agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Beberapa keterampilan digital yang kini menjadi nilai tambah bagi mahasiswa antara lain:
- Desain grafis: Mahasiswa dapat mulai belajar menggunakan alat seperti Canva atau Photoshop untuk membuat konten visual. Keterampilan ini membuka peluang untuk proyek konten atau pekerjaan freelance.
- Digital marketing: Dari dasar hingga tingkat lanjut, mahasiswa dapat mempelajari SEO, pengelolaan media sosial, hingga iklan digital. Kemampuan ini sangat diminati oleh perusahaan.
- Coding dan pengembangan website: Keterampilan ini sangat dibutuhkan baik di industri maupun startup. Mahasiswa dapat memulai dengan bahasa pemrograman dasar seperti HTML, CSS, atau JavaScript.
- Analisis data: Bagi mahasiswa jurusan bisnis atau manajemen, memahami dasar-dasar analisis data menjadi keunggulan yang signifikan. Banyak platform online menyediakan kursus fleksibel serta sertifikat yang dapat ditampilkan di CV dan LinkedIn.
Portofolio digital menjadi bukti nyata dari kemampuan yang dimiliki. Portofolio dapat berupa website pribadi, repositori GitHub, atau akun media sosial yang menampilkan karya. Dengan portofolio, perekrut dapat menilai kemampuan secara langsung, bukan hanya dari daftar pengalaman tertulis.
Menurut Kepala Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cikampek, Mohamad Syamsul Aziz, penting bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi sejak awal masa kuliah.
“Mahasiswa hari ini perlu menyiapkan diri dengan skill yang relevan dengan kebutuhan industri. Portofolio digital dan pengalaman proyek akan membuat lulusan lebih siap bersaing, bahkan sebelum mereka diwisuda,” ujarnya dalam keterangan rilis di Bekasi, Senin (2/3/2026).
Pendekatan pembelajaran yang mengarah pada keterampilan praktis dan kesiapan kerja menjadi bekal penting bagi mahasiswa di kawasan industri seperti Karawang dan Cikampek. Dengan menguasai skill digital dan membangun portofolio, mahasiswa tidak hanya lulus dengan nilai, tetapi juga dengan kemampuan nyata.
Informasi program studi dan jalur pendaftaran mahasiswa baru UBSI dapat diakses melalui laman resmi PMB di https://pmbubsi.id/pmb bagi calon mahasiswa yang ingin mulai menyiapkan karier sejak bangku kuliah.





