Kecelakaan Laut: Kapal Nelayan KM Almujib Tenggelam di Perairan Indramayu
Kapal nelayan KM Almujib mengalami kecelakaan laut yang mengakibatkan tenggelamnya kapal tersebut di perairan sekitar Pulau Rakit atau Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu. Kejadian berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga, kapal nelayan ini ditabrak oleh sebuah kapal tongkang.
Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan kehilangan. Dari delapan ABK yang terlibat dalam kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia, empat lainnya masih dalam pencarian, dan dua orang berhasil selamat setelah dievakuasi ke daratan.
Korban dan Evakuasi
Menurut informasi yang diperoleh, dua korban meninggal dunia telah dievakuasi menggunakan kapal Cahaya Langgung dan langsung dibawa ke Karangsong, Indramayu, untuk diserahkan kepada pihak kepolisian. Sementara itu, dua korban yang selamat berhasil dievakuasi oleh KM Sri Mulya pada Minggu dinihari sekitar pukul 04.30 WIB setelah terombang-ambing di lautan hampir semalaman.
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, menyampaikan bahwa seluruh korban adalah ABK KM Almujib. Ia menjelaskan bahwa kapal nelayan yang dinahkodai oleh Jupri Priyanto ini mengangkut delapan ABK. Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal dunia, empat hilang, dan dua berhasil selamat.
Operasi Pencarian dan Koordinasi
Pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD untuk melaksanakan operasi SAR pencarian terhadap empat korban yang masih dinyatakan hilang. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan meminta keterangan mengenai kecelakaan laut tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk memberikan informasi tentang kejadian yang menimpa KM Almujib. Dua jenazah korban telah diserahkan untuk dimakamkan.
Penyebab Kecelakaan
AKP Asep Suryana mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Menurut dugaan sementara, kapal tongkang yang diduga menjadi penyebab tabrakan sedang dalam proses pengejaran dan penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian akan terus memantau situasi dan mencari tahu apakah ada kesalahan dari pihak tertentu yang menyebabkan kecelakaan ini.
Fakta Penting Mengenai KM Almujib
KM Almujib merupakan kapal nelayan dengan ukuran enam gross ton (GT). Kapal ini biasanya digunakan untuk aktivitas perikanan di perairan sekitar Indramayu. Dengan adanya kecelakaan ini, masyarakat dan pihak berwenang mengingatkan pentingnya kesadaran keselamatan laut serta penggunaan alat pelindung diri saat berlayar.
Kesimpulan
Kecelakaan laut yang menimpa KM Almujib menjadi peringatan bagi para nelayan dan pengusaha perikanan untuk lebih waspada dalam beraktivitas di laut. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan betapa pentingnya koordinasi antara pihak kepolisian, Basarnas, dan BPBD dalam upaya evakuasi dan pencarian korban. Dengan adanya kerja sama yang baik, harapan besar dapat diambil untuk menemukan korban yang masih hilang dan menyelesaikan penyelidikan secara cepat dan akurat.





